BERITA TERKINI
AI Makin Menonjol di Mobil Listrik China, Jadi Fokus Baru di Auto China 2026

AI Makin Menonjol di Mobil Listrik China, Jadi Fokus Baru di Auto China 2026

Produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) asal China menunjukkan ambisi baru: tidak hanya memproduksi mobil, tetapi juga membawa kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian penting dari produk mereka. Arah ini terlihat dari banyaknya fitur berbasis AI yang ditampilkan pada berbagai mobil listrik di Auto China 2026.

Auto China 2026, salah satu pameran otomotif terbesar di China, digelar sejak 24 April 2026 hingga awal Mei. Jika pada tahun-tahun sebelumnya ajang ini kerap menjadi panggung peluncuran mobil baru dari berbagai produsen global, pada 2026 fokusnya mulai bergeser ke sistem dan teknologi, terutama AI.

Pameran tahun ini sebagian besar diisi produsen EV asal China. Sejumlah merek berlomba memamerkan inovasi yang menonjolkan kemampuan AI untuk menjalankan berbagai fungsi kendaraan, termasuk lewat perintah sederhana.

Huawei, misalnya, menghadirkan ekosistem cockpit pintar berbasis HarmonyOS yang terintegrasi dengan berbagai fungsi kendaraan. Perusahaan ini juga disebut berencana menginvestasikan hingga 80 miliar yuan dalam lima tahun ke depan untuk memperkuat teknologi AI otomotif.

Produsen EV Xpeng memperkenalkan konsep “Physical AI”, yaitu pendekatan yang menempatkan AI tidak hanya pada perangkat lunak, tetapi terintegrasi penuh dengan sistem kendaraan. Model terbarunya dirancang dengan standar robotaxi dan telah mengantongi izin uji jalan untuk otonomi tingkat tinggi (Level 4), yang berarti kendaraan dapat berjalan tanpa sopir.

Sementara itu, Xiaomi menghadirkan sistem operasi mobil berbasis AI yang memungkinkan berbagai aktivitas dilakukan langsung dari kendaraan, mulai dari reservasi restoran hingga interaksi melalui perintah suara alami.

Geely juga memamerkan sistem AI 2.0 yang diklaim mencakup seluruh fungsi kendaraan—dari berkendara hingga hiburan—dalam satu ekosistem terintegrasi.

Selain itu, sejumlah produsen EV lain seperti SAIC Motor, BYD, Chery, dan NIO turut menyoroti fitur AI pada kendaraan yang mereka tampilkan. Secara umum, pameran ini menggambarkan arah baru industri otomotif China, dengan mobil yang semakin diposisikan sebagai “komputer berjalan” berkat integrasi AI di berbagai aspek penggunaan.