BERITA TERKINI
Vivo Dikabarkan Uji Smartphone dengan Baterai 10.000mAh Berbasis Silicon Carbon

Vivo Dikabarkan Uji Smartphone dengan Baterai 10.000mAh Berbasis Silicon Carbon

Vivo dikabarkan tengah menguji sebuah smartphone dengan baterai berkapasitas 10.000mAh. Informasi ini dibagikan oleh pembocor Digital Chat Station melalui Weibo pada Februari 2026, dan disebut menjadi kali pertama Vivo menggarap perangkat dengan kapasitas baterai sebesar itu.

Menariknya, angka 10.000mAh tersebut disebut belum sepenuhnya menggambarkan kapasitas sebenarnya. Baterai yang digunakan diklaim memiliki kapasitas tipikal yang berada di atas angka yang tercatat, sehingga berpotensi menawarkan daya tahan lebih panjang dibandingkan yang tertera pada spesifikasi.

Dari sisi teknologi, Vivo disebut menggunakan baterai berbasis Silicon Carbon. Material ini dikombinasikan dengan tegangan hingga 4,53V, lebih tinggi dibanding baterai konvensional yang umumnya berada di sekitar 4,4V. Kombinasi tersebut diklaim dapat meningkatkan energi yang tersimpan tanpa membuat bodi smartphone menjadi terlalu tebal.

Meski demikian, detail perangkat masih terbatas. Nama Vivo Y600 Pro sempat muncul dalam bocoran, namun belum ada konfirmasi resmi, termasuk mengenai chipset (SoC), harga, maupun jadwal peluncuran.

Di pasar, tren baterai berkapasitas besar mulai semakin sering muncul. Sejumlah merek seperti HONOR dan Realme disebut telah lebih dulu merilis perangkat dengan kapasitas serupa. Jika Vivo benar ikut meramaikan segmen ini, kapasitas 10.000mAh berpeluang menjadi salah satu opsi baru bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan.