Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh menandatangani Keputusan No. 468/QD-TTg tertanggal 23 Maret 2026 yang menyetujui Program “Melindungi dan mendukung perkembangan anak di lingkungan daring pada periode 2026–2030”. Program ini menempatkan perlindungan anak di ruang digital sebagai prioritas, sekaligus mendorong perkembangan anak yang sehat dan positif.
Program tersebut menargetkan “tujuan ganda”, yakni memperkuat perlindungan anak serta mendukung dan mempromosikan perkembangan anak secara sehat, termasuk peningkatan kemampuan digital mereka dalam konteks transformasi digital nasional. Program ini juga diarahkan untuk berkontribusi pada pembentukan generasi “warga digital” di Vietnam dalam situasi baru.
Dalam kebijakan ini, pendekatan perlindungan anak daring disebut mengalami pergeseran mendasar menuju model pencegahan dan mitigasi bahaya yang lebih proaktif terhadap anak-anak di lingkungan internet.
Untuk periode 2026–2030, program menetapkan sejumlah target utama. Di antaranya, 100% lembaga pendidikan umum diharapkan menerapkan solusi keamanan siber. Selain itu, 100% bisnis penyedia layanan akses internet di Vietnam ditargetkan mengintegrasikan solusi guna mencegah transmisi informasi berbahaya melalui jaringan.
Program juga menargetkan pengembangan dan penerapan solusi teknologi di 100% provinsi dan kota yang dikelola secara pusat untuk mendukung pendidikan keterampilan digital, konseling, serta dukungan cerdas bagi anak-anak.
Di sisi penanganan kasus, program menegaskan target agar 100% korban anak dari pelecehan daring menerima dukungan dan intervensi berdasarkan permintaan anak, kerabat, atau komunitas.
Untuk mencapai sasaran tersebut, program merinci 11 kelompok tugas dan solusi yang akan dijalankan oleh kementerian, sektor, dan pemerintah daerah. Langkah-langkah itu mencakup penguatan dan penyempurnaan kerangka hukum; pemenuhan hak partisipasi anak serta penguatan suara anak; dan upaya mempersempit kesenjangan digital serta akses informasi digital antardaerah.
Program juga mendorong pengembangan dan penerapan luas solusi keamanan siber untuk perlindungan anak di ruang daring, serta solusi untuk pendidikan keterampilan digital. Selain itu, terdapat penekanan pada peningkatan efektivitas manajemen negara dan peningkatan tanggung jawab pelaku usaha dalam mengimplementasikan solusi perlindungan anak.
Langkah lain meliputi penguatan penerapan teknologi informasi, transformasi digital, dan modernisasi sistem informasi untuk mendukung kerja perlindungan anak di lingkungan daring. Program turut menekankan kegiatan komunikasi terpadu di tingkat nasional guna meningkatkan kesadaran sosial, sekaligus mendorong tanggung jawab dan peran kolaboratif keluarga.
Dalam aspek konten, program mendorong produksi dan penyebaran produk budaya, sastra, dan seni yang populer, serta konten hiburan digital yang bermanfaat untuk memelihara perkembangan jiwa anak dan menumbuhkan pemikiran kritis serta kreativitas.
Program juga memuat penguatan kapasitas pasukan khusus, pencegahan dan pengurangan bahaya serta risiko, serta komitmen untuk memerangi dan menghukum tegas tindakan pelecehan anak di lingkungan daring. Koordinasi antarlembaga, kerja sama internasional, serta mekanisme inspeksi, pemantauan, evaluasi, tinjauan awal, dan rangkuman akhir pelaksanaan juga menjadi bagian dari rencana.
Di akhir, program menetapkan mekanisme pemberian pujian, penghargaan, dan penghormatan kepada kelompok maupun individu dengan prestasi luar biasa dalam pelaksanaan perlindungan dan dukungan perkembangan anak di ruang daring.