BERITA TERKINI
Untad Tampilkan Riset dan Teknologi Tepat Guna di Festival Semarak Sulteng Nambaso

Untad Tampilkan Riset dan Teknologi Tepat Guna di Festival Semarak Sulteng Nambaso

PALU—Universitas Tadulako (Untad) turut ambil bagian dalam Festival Semarak Sulteng Nambaso yang digelar di Jodjokodi Convention Center. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.

Melalui stan pameran, Untad menampilkan berbagai materi yang menggambarkan perkembangan institusi. Di antaranya dokumentasi foto dan linimasa sejarah berdirinya kampus, publikasi hasil penelitian dosen dan mahasiswa, serta sejumlah produk teknologi tepat guna yang dihasilkan dari kegiatan akademik.

Ketua Pokja Humas Untad, Riska Fitrah Sari, S.I.Kom., M.Sc., mengatakan keikutsertaan Untad dalam festival tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memiliki tujuan strategis untuk memperkuat relasi antara dunia akademik dan masyarakat.

Menurutnya, momentum peringatan HUT Sulawesi Tengah menjadi ruang yang relevan bagi perguruan tinggi untuk hadir lebih terbuka, sekaligus memperkenalkan capaian dan kontribusi melalui tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Keterlibatan Untad ini selain untuk memeriahkan HUT Sulteng ke-62, juga sebagai bentuk kehadiran institusi pendidikan tinggi yang ingin lebih mendekatkan dunia akademik dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui stan pameran tersebut masyarakat diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai peran dan kontribusi Untad, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun dalam menjawab berbagai kebutuhan sosial di tingkat lokal.

Selain menampilkan hasil riset, pameran produk teknologi tepat guna juga disebut menunjukkan orientasi Untad dalam mendorong hilirisasi penelitian agar tidak berhenti pada tataran akademik, melainkan dapat diimplementasikan langsung di tengah masyarakat.

Kehadiran stan Untad dalam festival ini sekaligus menegaskan posisi perguruan tinggi sebagai salah satu aktor dalam pembangunan daerah, tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai sumber inovasi dan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.