BERITA TERKINI
Uninstall ChatGPT di AS Melonjak 295% Usai Sorotan Kerja Sama OpenAI dengan Departemen Pertahanan

Uninstall ChatGPT di AS Melonjak 295% Usai Sorotan Kerja Sama OpenAI dengan Departemen Pertahanan

Gelombang penghapusan aplikasi ChatGPT dilaporkan terjadi di Amerika Serikat setelah muncul kontroversi terkait kerja sama OpenAI dengan Departemen Pertahanan AS. Kekhawatiran sebagian pengguna berpusat pada kemungkinan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di sektor militer.

Data perusahaan analitik aplikasi Sensor Tower, dikutip Tech Crunch pada Selasa (10/3), mencatat tingkat uninstall ChatGPT di Amerika Serikat melonjak hingga 295% dalam satu hari pada 28 Februari 2026. Lonjakan itu terjadi tak lama setelah kabar kerja sama tersebut menjadi sorotan publik.

Sebelumnya, tingkat uninstall harian ChatGPT disebut relatif stabil dengan rata-rata sekitar 9% selama 30 hari terakhir. Namun setelah isu kerja sama menyebar luas, banyak pengguna bereaksi dengan menghapus aplikasi sebagai bentuk protes.

Sejumlah pengguna menyatakan kekhawatiran terhadap potensi penggunaan AI untuk pengawasan maupun sistem senjata otonom. Dampak kontroversi juga terlihat pada penurunan jumlah unduhan. Unduhan ChatGPT di Amerika Serikat turun 13% pada hari pengumuman kerja sama, lalu kembali turun 5% pada hari berikutnya.

Perubahan sentimen turut tercermin pada ulasan pengguna. Ulasan bintang satu dilaporkan melonjak hingga 775%, sementara ulasan bintang lima turun sekitar 50%.

Di sisi lain, pesaing ChatGPT, Claude milik Anthropic, disebut mengalami peningkatan popularitas. Unduhan aplikasi Claude di AS dilaporkan naik 37% pada 27 Februari dan 51% pada 28 Februari, serta sempat melampaui ChatGPT dalam tangga unduhan App Store.

Fenomena ini menunjukkan bahwa keputusan perusahaan teknologi untuk bekerja sama dengan sektor pertahanan dapat memengaruhi persepsi publik, termasuk respons pengguna terhadap produk yang mereka gunakan sehari-hari.