Universitas Diponegoro (Undip) menembus lima besar perguruan tinggi di Indonesia dalam pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA) 2026. Dalam pemeringkatan yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) itu, Undip menempati peringkat ke-5 dengan skor 1.016.085.
Capaian tersebut disebut menjadi indikator konsistensi Undip dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. SINTA sendiri merupakan sistem pengindeks nasional untuk mengukur kinerja akademik perguruan tinggi melalui sejumlah indikator, termasuk produktivitas publikasi ilmiah, kualitas dan kuantitas jurnal terakreditasi, serta aktivitas tridharma sivitas akademika.
Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo menyatakan, pencapaian itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika. “Undip akan terus meningkatkan kualitas riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Suharnomo dalam rilis pada Minggu, 12 April 2026.
Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Undip, Wijayanto PhD, menilai capaian tersebut mencerminkan penguatan ekosistem riset di lingkungan kampus. Ia menekankan SINTA tidak hanya menilai jumlah publikasi, tetapi juga kualitas ekosistem riset dan kontribusi institusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. “Strategi penguatan riset, hilirisasi inovasi, dan kolaborasi yang kami dorong menunjukkan hasil yang positif,” katanya.
Menurut Wijayanto, peningkatan skor yang signifikan mencerminkan produktivitas akademik yang terus berkembang, termasuk pada aspek publikasi, kualitas jurnal, dan aktivitas tridharma. Ia menyebut hasil itu merupakan sinergi dosen dan peneliti, serta dukungan sistem yang terus diperkuat.
Ke depan, Undip menyatakan akan terus mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah bereputasi, penguatan jurnal internal, serta perluasan kolaborasi riset di tingkat nasional maupun internasional. Capaian ini juga disebut mempertegas komitmen Undip dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global, serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.