Universitas Bandar Lampung (UBL) menjalin kemitraan strategis dengan The National Research Lobachevsky State University of Nizhny Novgorod, Rusia, sebagai bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan tinggi. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dalam kunjungan resmi Rektor Lobachevsky University, Prof. Oleg Trofimov, ke kampus UBL pada Kamis (12/2/2026).
Kunjungan tersebut disebut menjadi momentum untuk memperluas jejaring akademik lintas negara sekaligus membuka akses mahasiswa dan dosen UBL terhadap ekosistem riset global. Dalam rombongan, turut hadir Wakil Rektor Bidang Pengembangan Strategis dan Hubungan Internasional Lobachevsky University, Dr. Alexander Bednny.
Lobachevsky University yang berbasis di Nizhny Novgorod dikenal sebagai salah satu universitas riset dengan kekuatan di bidang fisika, matematika, teknologi informasi, engineering, serta sains terapan. Sebagai National Research University, institusi ini aktif dalam proyek riset internasional dan memiliki fasilitas laboratorium modern berstandar global.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi UBL, Prof. Erry Yulian Triblas Adesta, menyatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing institusi di tingkat internasional. Ia menegaskan kerja sama tersebut diarahkan pada kolaborasi riset, inovasi teknologi, serta penguatan kapasitas akademik bagi kedua universitas, sekaligus memperluas akses mahasiswa dan dosen UBL pada jejaring dan standar global.
Sementara itu, Prof. Oleg menilai UBL sebagai mitra dengan visi internasional yang progresif dan memiliki potensi kolaborasi kuat, terutama pada bidang engineering dan teknologi terapan. Ia menyebut peluang riset bersama terbuka di sejumlah area seperti engineering, aerospace, robotics, hingga energy, dengan keterlibatan langsung mahasiswa dan peneliti dalam riset internasional yang aplikatif.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas agenda strategis mencakup joint research, publikasi internasional, kolaborasi konferensi global, mobilitas dosen dan mahasiswa, serta akses pendanaan riset internasional. Lobachevsky University juga memperkenalkan program Leading Engineering School yang berorientasi pada penguatan kompetensi teknik berbasis industri, termasuk capaian pengembangan dan peluncuran satelit universitas.
Dari sisi akademik, mahasiswa UBL berpeluang mengikuti program internasional berbahasa Inggris seperti Information Technology, Economics, International Relations, Cyberpsychology, dan Biomedical. Kesempatan tersebut juga disebut dapat diperluas melalui program internasional seperti BRICS Program, open lecture, kompetisi akademik global, hingga peluang dukungan pendanaan pendidikan.
Skema pertukaran mahasiswa yang disepakati memungkinkan peserta menempuh perkuliahan di universitas mitra tanpa biaya kuliah tambahan di kampus tujuan, dengan tetap memenuhi kewajiban akademik di universitas asal. Selain itu, program Summer School selama tiga minggu disiapkan untuk memperluas pengalaman akademik dan jejaring internasional mahasiswa.
UBL juga mengusulkan pengembangan program micro-credential di bidang Artificial Intelligence dan Engineering, termasuk riset smart system for nature conservation sebagai bagian dari kontribusi pada inovasi berkelanjutan.
Melalui kemitraan ini, UBL menyatakan komitmennya untuk aktif membangun kolaborasi global dan menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan serta adaptif. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan riset kolaboratif sekaligus memperluas peluang mahasiswa untuk berkompetisi di tingkat internasional.