Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP 4 Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sempat dipindahkan ke area perbukitan menyusul gangguan internet yang dipicu mati listrik. Penyesuaian cepat yang dilakukan pihak sekolah membuat asesmen tetap dapat berjalan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, Antoni, mengatakan pelaksanaan TKA di sekolah tersebut tetap berlangsung lancar meski menghadapi kendala teknis. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers pada Selasa (14/4/2026).
Kendala bermula pada hari pelaksanaan TKA ketika sekolah yang telah menyiapkan ujian daring mengalami gangguan listrik. Kondisi itu berdampak langsung pada jaringan internet nirkabel (wifi) yang bergantung pada pasokan listrik.
Pihak sekolah kemudian mencoba menggunakan jaringan internet berbasis telepon seluler. Namun, sinyal seluler di lingkungan sekolah dinilai kurang stabil. Antoni menyebut sinyal wifi dari seluler tidak stabil sehingga pelaksanaan di lokasi awal menjadi sulit.
Untuk mengatasi situasi tersebut, kepala sekolah bersama guru dan siswa mencari titik dengan sinyal yang lebih baik. Mereka berpindah lokasi dan mengandalkan koneksi dari ponsel agar asesmen tetap bisa dilaksanakan. TKA akhirnya digelar di tenda dengan jaringan ponsel.
Menurut Antoni, inisiatif guru dan siswa mencari area yang memiliki sinyal seluler menjadi kunci agar pelaksanaan ujian tidak tertunda.