CIMAHI — Revolusi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kian merambah dunia pendidikan dan mulai dipandang sebagai kompetensi penting bagi pelajar, bukan hanya milik industri teknologi.
Menjawab tantangan disrupsi teknologi tersebut, Telkomsel kembali menggelar program tanggung jawab sosial Internet Baik Festival (IBFEST) Series 10 yang resmi dibuka di SMK Negeri 1 Cimahi, Jawa Barat, Selasa (21/1/2026).
Mengusung tema “Level Up The Future with AI”, IBFEST Series 10 membawa misi mengajak pelajar Indonesia beralih dari sekadar konsumen teknologi menjadi kreator yang etis dan solutif.
Program literasi digital tahunan ini dijadwalkan menyambangi empat kota. Setelah pembukaan di Cimahi pada 21 Januari, rangkaian kegiatan berlanjut ke Jambi pada 5 Februari, kemudian Pontianak pada 22 April, dan ditutup di Surakarta pada 30 April.
Telkomsel menyebut langkah ini sejalan dengan visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 serta implementasi Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Dunia Maya (PP TUNAS).
Dalam konteks pendidikan digital, kehadiran AI kerap dipandang sebagai pedang bermata dua: memudahkan, namun berpotensi membuat pengguna terlena. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan program ini dihadirkan agar generasi muda tidak hanya mengenal AI sebagai tren sesaat, melainkan mampu memanfaatkannya sebagai alat untuk memecahkan masalah.