Sebuah unggahan dari akun Facebook bernama “Info Terkini Internet Gratis 2026” beredar dengan klaim menyediakan akses promo internet gratis selama Ramadan 2026 untuk seluruh masyarakat. Unggahan itu disertai ajakan menikmati koneksi stabil tanpa biaya awal melalui tautan yang dibagikan.
Hingga Jumat, 27 Februari 2026, unggahan tersebut tercatat telah mengumpulkan lebih dari 451 reaksi dan 70 komentar. Klaim internet gratis tanpa biaya awal itu pun menarik perhatian warganet.
Namun, hasil penelusuran Tim Pemeriksa Fakta Mafindo yang dimuat di laman turnbackhoax.id menyatakan tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi program Internet Rakyat. Pemeriksaan dilakukan dengan mengakses alamat situs yang tercantum dalam unggahan.
Alih-alih menuju laman resmi, tautan itu mengarahkan pengguna ke sebuah halaman yang menampilkan formulir digital. Di halaman tersebut, pengunjung diminta memasukkan data pribadi, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram. Permintaan data pribadi melalui laman yang tidak terverifikasi disebut sebagai salah satu ciri praktik phishing.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo juga menelusuri informasi melalui akun Instagram resmi Internetrakyat.id. Dalam unggahan resminya, pengelola program menegaskan bahwa pendaftaran hanya dilakukan melalui situs resmi internetrakyat.id.
Berdasarkan temuan tersebut, klaim “tautan internet gratis selama Ramadan” dinyatakan sebagai konten palsu (fabricated content). Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang beredar di media sosial sebelum mengakses tautan atau memberikan data pribadi.