BERITA TERKINI
Tak Melulu Gadget, Ini Sejumlah Faktor yang Membuat Gen Alpha Enggan Membaca Buku

Tak Melulu Gadget, Ini Sejumlah Faktor yang Membuat Gen Alpha Enggan Membaca Buku

Banyak orang tua kerap langsung menyalahkan penggunaan gadget ketika anak mulai jarang membaca buku. Waktu layar dianggap sebagai penyebab utama. Namun, kebiasaan anak yang enggan membaca sering kali terbentuk dari pola keseharian yang berulang dan tidak selalu disadari.

Anak-anak saat ini tumbuh di lingkungan yang serba cepat. Mereka terbiasa dengan informasi instan, hiburan tanpa jeda, dan aktivitas yang terus bergerak. Dalam ritme seperti itu, membaca kerap terasa “berat” bagi anak. Bukan karena mereka tidak mampu membaca, melainkan karena aktivitas tersebut tidak hadir sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Membaca tak lagi menjadi kebiasaan di sekitar anak

Salah satu faktor yang memengaruhi minat baca adalah apa yang anak lihat setiap hari. Anak-anak dinilai lebih sering melihat orang dewasa memegang ponsel daripada buku. Dari kebiasaan itu, mereka dapat menangkap pesan bahwa membaca bukan aktivitas utama.

Minat baca anak juga dipengaruhi oleh contoh yang ditunjukkan lingkungan terdekat. Anak tidak hanya belajar dari apa yang diajarkan, tetapi juga dari apa yang mereka saksikan dalam keseharian.

Membaca membutuhkan fokus dan kesabaran

Membaca bukan sekadar membuka buku. Aktivitas ini membutuhkan fokus, kesabaran, dan kemampuan menikmati proses yang tidak instan. Namun, ketiga hal tersebut dinilai semakin jarang dilatih karena anak terbiasa dengan sesuatu yang cepat dan langsung menarik perhatian.

Sementara itu, membaca memerlukan waktu untuk membuat anak masuk ke dalam cerita atau memahami isi bacaan. Kondisi ini membuat kebiasaan membaca terasa lebih sulit dibangun, terutama jika tidak dibiasakan sejak awal.

Peran sekolah terbatas, rumah tetap kunci

Harapan agar sekolah menumbuhkan kebiasaan membaca juga kerap muncul. Namun, sekolah umumnya lebih berfokus pada kemampuan membaca, bukan pada kecintaan terhadap aktivitas membaca itu sendiri.

Kecintaan membaca dinilai lebih mungkin tumbuh dari rumah, melalui cara orang tua memperlakukan buku, membicarakan cerita, dan menjadikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan. Karena itu, peran orang tua dalam membangun kebiasaan membaca disebut menjadi faktor penting.