BERITA TERKINI
Starlink Siapkan Satelit Generasi Baru untuk Internet Cepat Langsung ke Ponsel

Starlink Siapkan Satelit Generasi Baru untuk Internet Cepat Langsung ke Ponsel

SpaceX melalui jaringan Starlink disebut tengah menyiapkan langkah baru untuk menghadirkan internet satelit cepat yang dapat terhubung langsung ke ponsel, tanpa memerlukan antena khusus. Inisiatif ini dikenal sebagai Starlink Mobile dan akan mengandalkan generasi satelit terbaru untuk memperluas akses konektivitas di berbagai wilayah.

Starlink selama ini telah memperluas cakupan internet satelit ke sebagian besar wilayah di dunia. Layanan tersebut juga disebut telah tersedia melalui T-Mobile di Amerika Serikat. Meski satelit generasi sebelumnya, V1, dinilai sudah memberikan kinerja yang kuat, Starlink disebut menargetkan peningkatan yang lebih besar melalui satelit generasi V2.

Berdasarkan informasi yang beredar, satelit V2 diharapkan mampu menawarkan kepadatan data hingga 100 kali lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Jika tercapai, peningkatan kapasitas ini berpotensi mengubah cara koneksi seluler dipahami, terutama untuk penggunaan di area yang selama ini sulit dijangkau jaringan terestrial.

Secara teknis, peningkatan tersebut berarti Starlink akan memiliki kapasitas transmisi data yang jauh lebih besar pada ruang orbit yang sama. Dampaknya, jaringan satelit dapat melayani lebih banyak pengguna dan perangkat, sekaligus menawarkan kecepatan lebih tinggi tanpa cepat terbebani. Kapasitas selama ini menjadi salah satu keterbatasan utama internet satelit, terutama bila ditujukan untuk terhubung langsung ke telepon seluler.

Starlink Mobile juga diarahkan untuk menghadirkan pengalaman yang menyerupai layanan seluler pada umumnya. Aktivitas seperti streaming video, penjelajahan web, penggunaan aplikasi yang lebih berat, hingga panggilan suara disebut diharapkan dapat berjalan lancar seperti saat terhubung ke jaringan 5G terestrial. Dalam konsep yang dijelaskan, koneksi dapat beralih secara otomatis ke satelit ketika sinyal operator melemah.

Meski demikian, Starlink Mobile disebut tidak diposisikan untuk menggantikan operator konvensional, melainkan melengkapi layanan mereka di wilayah yang infrastrukturnya belum tersedia atau tidak ekonomis untuk dibangun. Contohnya mencakup gurun, lautan, pegunungan, serta daerah berpenduduk jarang.

Dari sisi perangkat, satelit baru ini disebut dirancang agar lebih siap digunakan secara massal oleh ponsel pintar biasa. Ambisinya bukan terbatas pada segelintir pengguna dengan perangkat mahal, melainkan memperluas akses satelit agar dapat dimanfaatkan lebih luas oleh pemilik ponsel yang kompatibel.

Di tengah perkembangan itu, muncul pula pembahasan terkait kemungkinan integrasi dengan perangkat lain. Disebutkan bahwa berdasarkan berbagai bocoran, salah satu peningkatan yang dikaitkan dengan iPhone 18 Pro adalah peningkatan navigasi satelit, yang dinilai berpotensi membuka peluang koneksi lebih mulus dengan solusi seperti Starlink. Namun, apakah hal tersebut benar-benar akan terwujud masih harus dibuktikan pada periode peluncuran berikutnya.