PT Siagian Global Research (SGR) mengumumkan peluncuran dua program riset untuk tahun 2026, yakni hibah riset internasional dan riset nasional terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). SGR merupakan lembaga riset independen yang telah disahkan sebagai badan hukum perseroan pada 11 Maret 2026 dan berkedudukan di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
SGR dibentuk sebagai wadah profesional yang menghimpun peneliti, akademisi, dan tenaga ahli lintas disiplin ilmu, dengan tujuan mempercepat transformasi pengetahuan menjadi inovasi yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Perseroan ini mengusung moto “Innovating Science, Shaping Tomorrow”.
Dalam Anggaran Dasar perusahaan, SGR menetapkan visi untuk menjadi lembaga penelitian dan pengembangan yang profesional, inovatif, serta berdaya saing global guna mendukung kemandirian bangsa. Visi tersebut dijabarkan ke dalam enam pilar misi, antara lain melaksanakan penelitian berkualitas yang berorientasi pada pemecahan masalah; menjalin kerja sama riset dengan perguruan tinggi, industri, dan pemerintah di tingkat nasional maupun luar negeri; serta mengembangkan penelitian multidisipliner yang mencakup ilmu alam, teknologi, sosial, ekonomi, seni, hingga budaya.
SGR juga menetapkan tujuan untuk menghasilkan publikasi ilmiah, inovasi, dan produk teknologi yang memiliki nilai ekonomi maupun sosial sehingga dapat dihilirisasi.
Dari sisi organisasi, SGR menyebut kekuatan utamanya berada pada ekosistem intelektual yang didukung Dewan Pakar, Majelis Kehormatan Periset (MKP), serta staf ahli dari kalangan akademisi bergelar master, doktor, hingga profesor. Peran mereka antara lain memberikan pertimbangan keilmuan, merumuskan rekomendasi pemecahan masalah strategis, dan mengawal kualitas serta objektivitas penelitian.
Untuk implementasi program tahun 2026, SGR membuka dua skema “call for researcher”. Pertama, Program Hibah Riset Internasional SGR yang ditujukan bagi peneliti bidang sains, teknologi, kesehatan, ekonomi, dan sosial untuk bergabung sebagai Peneliti Mitra dalam proyek riset berskala global. SGR menyatakan proposal penelitian telah disiapkan oleh tim internal sehingga peserta terpilih dapat berfokus pada pelaksanaan kolaborasi dan inovasi. Program ini menawarkan dukungan pendanaan hingga Rp50.000.000 dengan skema profit sharing. Pendaftaran yang mencakup cover letter, CV, dan portofolio dibuka hingga 15 April 2026.
Kedua, riset nasional bertajuk “Analisis Tata Kelola Pengadaan, Distribusi, dan Risiko Korupsi dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)”. Program ini ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir hingga lulusan S1, S2, dan S3 dari bidang kebijakan publik, ilmu pemerintahan, ekonomi, hukum, dan kesehatan masyarakat. SGR menyebut peserta terpilih akan memperoleh pengalaman riset skala nasional, kesempatan menjadi co-author policy paper, serta pendampingan metode riset profesional. Batas akhir pengumpulan berkas untuk program ini ditetapkan pada 31 Maret 2026.
Pendaftaran untuk kedua program tersebut dilakukan dengan mengirimkan berkas lamaran ke email resmi perusahaan di info@siagianglobalresearch.org.
SGR menyatakan program-program ini dirancang untuk mendorong kolaborasi multidisipliner dan melibatkan talenta riset di Indonesia, sejalan dengan target penguatan ekosistem sains dan inovasi.