BERITA TERKINI
Sebanyak 11 Proposal Dosen Universitas Nusa Mandiri Diajukan dalam Skema Hibah BESTARI Saintek 2026

Sebanyak 11 Proposal Dosen Universitas Nusa Mandiri Diajukan dalam Skema Hibah BESTARI Saintek 2026

Program Hibah BESTARI Saintek Tahun 2026 menjadi salah satu wadah bagi dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) untuk mengembangkan riset terapan dan pengabdian masyarakat berbasis inovasi teknologi. Dalam skema tersebut, UNM mengajukan total 11 proposal dosen dengan pendekatan multidisiplin.

Pengajuan proposal melibatkan dosen dari berbagai bidang, di antaranya informatika, sistem informasi, dan manajemen. Selain itu, terdapat kolaborasi eksternal yang mencakup sektor kesehatan, teknik, hingga komunikasi. Capaian pengajuan ini disebut mencerminkan budaya akademik UNM yang kolaboratif dan adaptif terhadap tantangan pembangunan berbasis teknologi.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Nusa Mandiri, Nita Merlina, menyatakan bahwa proses pengajuan hibah memiliki nilai strategis untuk penguatan kapasitas dosen maupun institusi. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pendanaan, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran akademik untuk memperkuat metodologi riset, mendorong kolaborasi lintas disiplin, serta meningkatkan kualitas luaran tridarma.

Ia menambahkan, partisipasi dosen dalam hibah nasional juga dapat menjadi indikator kesiapan UNM dalam membangun ekosistem riset yang produktif dan berdampak. Melalui keterlibatan pada Program BESTARI Saintek 2026, UNM menegaskan komitmennya dalam mendorong riset terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri, sekaligus memperkuat reputasi akademik di tingkat nasional.

UNM menyatakan optimistis bahwa riset dan pengabdian yang dihasilkan dari program ini tidak hanya memperkaya publikasi ilmiah, tetapi juga menghadirkan solusi inovatif berbasis teknologi yang dapat diimplementasikan secara nyata.