BERITA TERKINI
Samsung Dikabarkan Mulai Menguji Chip Exynos Berbasis Fabrikasi 1,4nm

Samsung Dikabarkan Mulai Menguji Chip Exynos Berbasis Fabrikasi 1,4nm

Samsung dikabarkan mulai menunjukkan perkembangan menuju teknologi fabrikasi 1,4nm dengan menguji prototipe chip Exynos generasi berikutnya. Meski produksi massal chip 1,4nm disebut masih beberapa tahun lagi, langkah pengujian ini menandai progres Samsung setelah merilis chip mobile pertama berbasis proses 2nm melalui Exynos 2600.

Dalam bocoran spesifikasi, prototipe Exynos 1,4nm tersebut disebut mengusung CPU 10-core dengan konfigurasi 2+4+4. Dua core performa utamanya diklaim mampu mencapai kecepatan hingga 4,50GHz, lebih tinggi dibanding Exynos 2600 yang berada di kisaran 3,8GHz.

Perhatian lain tertuju pada sektor cache. Samsung disebut menanamkan System Level Cache (SLC) sebesar 96MB, kapasitas yang tergolong sangat besar untuk standar chipset mobile. Sebagai perbandingan, chipset smartphone saat ini umumnya menggunakan SLC di kisaran belasan MB.

Cache berukuran besar itu disebut dipadukan dengan bus ultra-wide yang dirancang untuk menekan latensi antara CPU dan GPU. Dampaknya tidak hanya pada peningkatan bandwidth, tetapi juga pada efisiensi daya karena komponen seperti GPU, NPU, dan ISP diklaim tidak perlu terus aktif untuk mengakses data.

Namun, penggunaan SLC berkapasitas sangat besar juga membawa konsekuensi. Ukuran die chip berpotensi membesar, biaya produksi meningkat, dan penerapannya disebut bisa menjadi tantangan untuk smartphone pada umumnya. Karena itu, pendekatan desain seperti ini dinilai lebih masuk akal untuk perangkat lain yang memiliki ruang dan toleransi konsumsi daya lebih longgar.

Saat ini, Samsung disebut masih berfokus meningkatkan stabilitas yield pada proses 2nm sebelum benar-benar beralih ke 1,4nm. Produksi massal node 1,4nm sendiri ditargetkan sekitar 2029, sehingga spesifikasi chip Exynos yang sedang diuji masih berpeluang berubah seiring proses pengembangan.