Sidoarjo—Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai Kampung Lali Gadget di Kabupaten Sidoarjo dapat menjadi salah satu benteng pelestarian budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan penggunaan gawai di kalangan generasi muda.
Saat mengunjungi kawasan edukasi tersebut, Bambang mengatakan konsep permainan tradisional yang diterapkan di Kampung Lali Gadget dapat menjadi sarana pembelajaran budaya bagi anak-anak. Ia berharap keberadaan kampung itu tidak hanya dimanfaatkan warga setempat, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat dari desa-desa lain.
Menurut Bambang, pengenalan permainan tradisional kepada generasi muda penting untuk menjaga kesinambungan budaya lokal yang mulai ditinggalkan seiring perkembangan teknologi. Ia menilai, melalui permainan tradisional, anak-anak bisa memahami nilai kebersamaan, interaksi sosial, serta budaya yang pernah tumbuh di masyarakat Indonesia.
Selain mengapresiasi konsep edukasi yang diterapkan, Bambang mendorong pengembangan fasilitas penunjang di kawasan tersebut. Ia menilai akses transportasi umum serta kelengkapan sarana permainan tradisional perlu mendapat perhatian agar pengunjung lebih mudah datang.
Bambang juga menyampaikan dukungan terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk membeli lahan Kampung Lali Gadget yang saat ini masih berstatus sewa. Ia menyebut Bupati Sidoarjo Subandi beberapa bulan lalu menginginkan agar tanah di lokasi tersebut dibeli oleh pemerintah daerah.
Menurut Bambang, kepastian status lahan diperlukan agar pengembangan kawasan edukasi budaya dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan. Ia juga mengusulkan agar sekolah-sekolah di Sidoarjo menjadikan Kampung Lali Gadget sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran budaya bagi siswa, dengan mendorong peserta didik berkunjung minimal setahun sekali.
Ia menambahkan, kawasan tersebut memiliki potensi menjadi pusat kegiatan seni budaya masyarakat karena telah dilengkapi panggung pertunjukan. Menurutnya, fasilitas itu dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kebudayaan.
Sementara itu, pengelola Kampung Lali Gadget, Irfandi, berharap perhatian dari pemerintah dan masyarakat dapat membantu percepatan pengembangan kawasan sebagai pusat edukasi budaya dan permainan tradisional di Sidoarjo.