Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar, Sabtu malam (7/3/2026). Kegiatan ini disebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen daerah dalam mencetak generasi Qurani yang cerdas dan religius.
Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri menegaskan bahwa Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni tahunan. Ia mengingatkan peristiwa 17 Ramadhan saat wahyu pertama, Surah Al-Alaq ayat 1-5, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman bagi kehidupan manusia.
Dalam sambutannya, Jamri juga menyoroti tingginya konsumsi penggunaan teknologi di tengah masyarakat. Ia mengajak warga melakukan “detoks digital” melalui Al-Qur’an, termasuk dengan mengalihkan perhatian dari gawai ke mushaf.
Jamri memaparkan tiga langkah yang dinilainya dapat membantu meraih ketenangan hidup. Pertama, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama, standar ilmu, dan landasan berpikir. Kedua, membangun budaya literasi dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan rutin untuk mengurangi ketergantungan pada gadget. Ketiga, melakukan internalisasi nilai dengan tidak berhenti pada membaca, tetapi juga mempelajari, menghayati, dan mengamalkan isi Al-Qur’an.
“Saya yakin dan percaya, jika tiga hal ini dijalankan dengan penuh keimanan dan istiqomah, maka hidup akan terasa lebih tenang, damai, dan Labuhanbatu yang cerdas serta bersinar akan terwujud,” kata Jamri.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Raya Al Ikhlas, Dr. H. Galih Orlando. Ia mengajak jemaah menjadikan peringatan tersebut sebagai pengingat bahwa petunjuk hidup yang paling sempurna telah diturunkan dalam bentuk Al-Qur’an.
Acara ditutup dengan tausiah oleh Buya Drs. H. Abdul Hamid Hasibuan yang mengulas hikmah turunnya Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar umat Islam, khususnya dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.
Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya Wakapolres Labuhanbatu, Ketua PKK Ny. WAN Juma Sari Dewi, para staf ahli, para asisten Setdakab, kepala OPD, Direktur Pudam, Ketua MUI Labuhanbatu, Persatuan Dharma Wanita, KUA Rantau Selatan, perwakilan Kemenag, serta undangan lainnya.