BERITA TERKINI
Pendaftaran Balik Rantau Gratis Jateng 2026 Dibuka 12–13 Maret, Ini Syarat dan Jadwalnya

Pendaftaran Balik Rantau Gratis Jateng 2026 Dibuka 12–13 Maret, Ini Syarat dan Jadwalnya

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali membuka pendaftaran program Balik Rantau Gratis 2026. Program ini ditujukan bagi warga berpenghasilan rendah yang bekerja di sektor informal agar dapat kembali ke perantauan dengan perjalanan yang lebih nyaman dan aman.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyampaikan pendaftaran dimulai pada 12 Maret 2026. Pemprov Jateng menyiapkan 68 unit bus dengan kapasitas total 3.400 kursi, serta satu rangkaian Kereta Api (KA) Tawang Jaya Premium berkapasitas 320 kursi.

Jadwal dan tautan pendaftaran

Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring. Pembukaan pendaftaran moda kereta api dijadwalkan pada 12 Maret 2026, sedangkan pendaftaran moda bus dibuka pada 13 Maret 2026.

Masyarakat dapat mendaftar melalui situs pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id atau menggunakan aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni).

Syarat dan ketentuan peserta

Peserta wajib memiliki KTP berdomisili Jawa Tengah. Program ini diprioritaskan bagi pekerja sektor informal—seperti ojek, asisten rumah tangga, pedagang kaki lima, buruh, pengemudi, dan sejenisnya—yang perlu dibuktikan dengan foto dokumentasi pekerjaan.

Dalam satu keluarga, pendaftaran dibatasi maksimal untuk empat orang. Selain itu, peserta juga diwajibkan memiliki rekening Bank Jateng.

Alur verifikasi hingga keberangkatan

Setelah pendaftaran, verifikasi data dijadwalkan berlangsung pada 14–16 Maret 2026. E-tiket akan diterbitkan pada 17 Maret 2026.

Keberangkatan moda kereta api direncanakan pada 27 Maret 2026. Sementara itu, keberangkatan moda bus dilakukan serentak pada 28 Maret 2026.

Titik pemberangkatan bus

Titik pemberangkatan bus utama dipusatkan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Selain itu, tersedia titik satelit di sejumlah lokasi, antara lain Terminal Mangkang Semarang, Terminal Bulupitu Banyumas, serta beberapa kantor Dinas Perhubungan dan pendapa kabupaten seperti Blora, Magelang, dan Kendal.

Arief Djatmiko menyatakan seluruh armada bus akan menjalani proses ramp check atau uji kelaikan satu hari sebelum keberangkatan. Menurutnya, program ini merupakan komitmen Pemprov Jateng untuk meringankan beban masyarakat pekerja informal agar dapat kembali bekerja tanpa terbebani biaya transportasi yang tinggi.