Tol fungsional menjadi salah satu alternatif pemudik saat arus balik menuju Jakarta. Namun, akses menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani, Kalasan, Sleman, sempat menimbulkan kendala setelah sejumlah pemudik tersasar ke jalur persawahan karena mengikuti aplikasi peta digital.
Beberapa pemudik dilaporkan harus melewati jalan sempit selebar sekitar 1,5 meter yang menembus area persawahan. Jalur tersebut juga masih berupa tanah dan belum rata.
Haryono, pemudik yang sempat tersasar pada Selasa (24/3), mengatakan ia mengikuti navigasi Google Maps karena kondisi Jalan Yogya–Solo saat itu macet. “Jalan Solo (di depan bandara) Adisutjipto merah semua (macet), terus diarahkan ke sini,” ujarnya. Ia menambahkan jalan yang dilalui merupakan jalan persawahan dengan kondisi permukaan yang belum rata.
Pengalaman serupa dialami Damar yang hendak menuju Jakarta. “Diarahin Google Maps. Tiba-tiba kok ke sawah,” kata Damar.
Pengelola tol menyatakan telah mengetahui persoalan tersebut dan menilai jalur itu menyulitkan pemudik. Karena itu, pengelola tol meminta pihak aplikasi peta menghapus rute menuju GT Purwomartani yang melewati jalan sempit tersebut.
“Untuk jalur yang menuju Gerbang Purwomartani itu untuk Google Maps-nya sudah dihapus. Ada juga teman-teman di lapangan sudah standby dan kami sudah memasang rambu-rambu yang akan mengarah ke gerbang tol,” kata Humas PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) Rachmat, dikutip Kamis (26/3).
Hingga saat ini, akses masuk ke GT Purwomartani disebut hanya melalui Jalan Yogya–Solo.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui GT Purwomartani dalam dua hari terakhir tercatat mencapai belasan ribu. Pada Selasa (24/3), selama beroperasi pukul 06.00–22.00 WIB, tercatat 19.570 kendaraan melintas keluar DIY melalui gerbang tol tersebut. Pada Rabu (25/3), jumlahnya 14.925 kendaraan. Adapun pada Kamis (26/3) hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 1.843 kendaraan melalui GT Purwomartani.
Selama libur Lebaran, Tol Yogyakarta–Solo ruas Prambanan–Purwomartani dibuka secara fungsional sejak 16 Maret hingga 29 Maret. Segmen ini difungsikan untuk masuk ke GT Purwomartani atau untuk keluar dari wilayah DIY menuju kota tujuan.
Jam operasional GT Purwomartani juga mengalami penyesuaian. Pada awalnya, gerbang tol dibuka pukul 06.00–18.00 WIB, kemudian diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB, dan kini beroperasi sampai pukul 22.00 WIB.