Jakarta Utara — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Utara menggelar rapat koordinasi strategis untuk membahas teknis pengusulan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP) serta percepatan pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka tingkat nasional, Selasa (12/5/2026).
Rapat yang berlangsung di Sekretariat Kwarcab Jakarta Utara itu dihadiri jajaran pimpinan cabang serta perwakilan admin aplikasi Ayo Pramuka dari seluruh Kwartir Ranting (Kwarran) se-Jakarta Utara.
Ketua Harian Kwarcab Jakarta Utara, Sujaelani, yang memimpin rapat menekankan pentingnya pemberian apresiasi kepada pegiat Pramuka yang aktif berkontribusi dalam pembinaan generasi muda. Ia berharap para admin dan pengurus di tingkat ranting dapat menyebarluaskan informasi terkait tata cara pengusulan tanda penghargaan kepada para pembina dan pelatih.
Menurut Sujaelani, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi anggota dewasa dalam mendukung gerakan kepramukaan, terutama dalam upaya membentuk karakter generasi muda.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Manajemen (Waka Orgamen) Kwarcab Jakarta Utara, Rita Windiarni, menyoroti peran Person in Charge (PIC) di tingkat ranting dalam pengelolaan data melalui aplikasi Ayo Pramuka. Ia menegaskan bahwa ketelitian dalam verifikasi dan validasi data menjadi faktor penting bagi keberhasilan program KTA Nasional.
Rita meminta admin di tingkat ranting bekerja optimal dalam memeriksa setiap dokumen yang masuk. Ia juga mengingatkan agar proses input data dilakukan tepat waktu dan tidak melewati batas waktu yang telah ditetapkan Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta, demi kelancaran administrasi kepramukaan di wilayah Jakarta Utara.
Rapat yang berlangsung pukul 15.00 hingga 17.00 WIB itu sekaligus menjadi forum diskusi teknis bagi para admin aplikasi. Fokus pembahasan diarahkan untuk memastikan seluruh anggota Pramuka di Jakarta Utara memiliki identitas digital yang valid melalui KTA Nasional.
Melalui koordinasi tersebut, Kwarcab Jakarta Utara berharap sistem administrasi kepramukaan semakin tertib, modern, dan terintegrasi, sehingga dapat mendukung pelayanan yang lebih optimal bagi seluruh anggota Pramuka di wilayah itu.