Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan fasilitas internet gratis di sejumlah lokasi publik, mulai dari armada angkutan umum hingga fasilitas kesehatan, untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mudik Lebaran Idulfitri 2026.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal mengatakan, penyediaan WiFi gratis di fasilitas publik merupakan bentuk pelayanan pemerintah guna menunjang kebutuhan warga selama perjalanan mudik dan libur panjang. Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan layanan internet tersebut secara bijaksana sesuai kebutuhan.
Fasilitas internet gratis itu dapat diakses di titik-titik fasilitas umum, antara lain area terminal bus, pelabuhan, serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Keberadaan akses ini diharapkan membantu pemudik mencari informasi dan berkomunikasi dengan keluarga tanpa terkendala jaringan atau kehabisan paket data.
Faisal menambahkan, Diskominfo Kaltim telah berkoordinasi dengan puluhan penyedia jasa internet dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk menjaga kelancaran koneksi di tengah potensi lonjakan penggunaan selama periode mudik. Menurutnya, terdapat 24 provider penyedia layanan internet di Kaltim, termasuk Telkomsel dan Indosat, yang disiagakan untuk mengantisipasi peningkatan trafik.
Selain di fasilitas umum, Diskominfo juga memastikan jaringan internet desa tetap berfungsi normal selama libur Lebaran. Desa-desa yang telah terpasang internet gratis diminta tetap mengaktifkan jaringan agar dapat dimanfaatkan warga sekitar maupun pemudik yang pulang kampung.
Saat ini, Diskominfo mencatat 802 desa di Kaltim telah terpasang internet gratis. Masih ada 39 desa yang dalam proses pemasangan. Jika proses tersebut rampung, total 841 desa di Kalimantan Timur ditargetkan terlayani internet desa gratis sepenuhnya.