PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk memperluas pemerataan akses hingga wilayah pedalaman.
Norsan menegaskan alokasi anggaran pendidikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus mengikuti ketentuan minimal 20 persen. Dengan total APBD Kalbar sekitar Rp6 triliun, ia menyebut porsi anggaran untuk sektor pendidikan tidak boleh kurang dari ketentuan tersebut.
Menurutnya, anggaran pendidikan akan difokuskan untuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah serta penguatan mutu pembelajaran.
Selain itu, Pemprov Kalbar juga mendorong digitalisasi pendidikan melalui penyediaan akses internet di sekolah. Norsan mengatakan pemerintah akan menyiapkan internet gratis untuk sekolah-sekolah sebagai bagian dari penyesuaian dengan kebutuhan pembelajaran di era digital.
Program internet gratis itu, lanjutnya, tidak hanya menyasar sekolah di wilayah perkotaan, tetapi juga direncanakan menjangkau sekolah-sekolah di daerah pedalaman. Ia mencontohkan, beberapa sekolah di kota telah mulai mendapatkan fasilitas tersebut, termasuk SMA 1.