BERITA TERKINI
Pemprov Jatim dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset untuk Percepat Hilirisasi Inovasi

Pemprov Jatim dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset untuk Percepat Hilirisasi Inovasi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat kolaborasi riset dan hilirisasi inovasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna yang berdampak bagi masyarakat serta pembangunan daerah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pertemuan dengan BRIN menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi tepat guna, terutama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Menurut Khofifah, penguatan pemanfaatan produk inovasi hasil riset, pengembangan, pengkajian, dan penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi perlu dilakukan agar berkontribusi nyata terhadap pembangunan nasional dan peningkatan daya saing bangsa. Ia menambahkan, hal terpenting adalah memastikan hasil riset dapat diakses, dimanfaatkan, dan dikembangkan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.

Khofifah menilai Jawa Timur memiliki peluang besar untuk mempercepat hilirisasi hasil riset melalui kolaborasi dengan BRIN. Ia menyebut BRIN memiliki sekitar 6.000 kekayaan intelektual di berbagai sektor, mulai dari pangan, kesehatan, energi, lingkungan, teknologi maritim, hingga pengolahan limbah.

Salah satu potensi kerja sama yang disoroti adalah kolaborasi riset alat kesehatan antara BRIN dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Khofifah mencontohkan produk unggulan BRIN berupa Implan Tulang, yang disebut sebagai solusi material media berkualitas tinggi untuk rekonstruksi tulang akibat cedera, sebagai peluang kolaborasi di bidang teknologi kesehatan.

Selain sektor kesehatan, Khofifah juga menyoroti inovasi food saver milik BRIN yang dinilai dapat mendukung efisiensi penyimpanan pangan dan menjaga kualitas komoditas lebih lama. Ia menyebut teknologi tersebut dapat digunakan untuk penyimpanan beras, telur, dan gudang pangan agar kualitas produk tetap terjaga lebih lama.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi di daerah. Arif menyampaikan BRIN akan terus membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah agar hasil riset dapat diterapkan secara nyata dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Arif menegaskan masukan strategis terkait teknologi dan inovasi akan terus dikembangkan melalui kerja sama dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, sehingga hasilnya dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.