BERITA TERKINI
Pemkot Makassar Siapkan Aturan Pembatasan Penggunaan Gadget bagi Siswa

Pemkot Makassar Siapkan Aturan Pembatasan Penggunaan Gadget bagi Siswa

Pemerintah Kota Makassar berencana menyusun regulasi khusus untuk membatasi penggunaan gadget di kalangan siswa. Kebijakan ini disiapkan sebagai upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif ketergantungan teknologi yang dinilai kian mengkhawatirkan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyatakan langkah tersebut penting dan mendesak. Menurutnya, dampak penggunaan gadget tidak hanya berpotensi muncul dalam jangka panjang, tetapi juga sudah terlihat dalam jangka pendek hingga menengah.

Ia menyoroti berkurangnya interaksi anak dengan orang tua serta kecenderungan anak lebih banyak hidup dalam dunia digitalnya sendiri. Munafri juga mengingatkan, tanpa pembatasan yang jelas dan penguatan pendidikan karakter, anak-anak berpotensi lebih mudah terpengaruh budaya luar yang belum tentu sejalan dengan nilai-nilai lokal.

Pernyataan itu disampaikan Munafri saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menata penggunaan teknologi di kalangan pelajar.

“Penggunaan gadget ini harus kita atur dengan baik. Jangan sampai anak-anak kita kehilangan interaksi sosial dan nilai-nilai budaya karena terlalu larut dalam dunia digital,” ujarnya.

Munafri menambahkan, regulasi yang tengah disiapkan tidak dimaksudkan untuk melarang penggunaan teknologi. Aturan itu, kata dia, diarahkan agar pemanfaatan gadget lebih bijak dan proporsional, terutama untuk mendukung proses belajar.

Pemkot Makassar berharap regulasi tersebut dapat menjadi langkah preventif dalam membentuk generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat serta tetap berakar pada budaya lokal.