Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara menandatangani kesepakatan bersama dengan Institut Teknologi Del tentang peningkatan kualitas pembangunan dalam rangka pencapaian Kabupaten Tapanuli Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan. Penandatanganan berlangsung di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (13/3/2026).
Kesepakatan tersebut ditandatangani Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. bersama Rektor Institut Teknologi Del Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga. Kegiatan ini disaksikan Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M.Si., serta sejumlah pimpinan perangkat daerah teknis.
Pemkab Tapanuli Utara menyatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan penguatan sumber daya manusia.
Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Institut Teknologi Del merupakan bagian dari upaya menghadirkan kebijakan pembangunan yang lebih berbasis riset dan inovasi. Ia berharap Institut Teknologi Del dapat menjadi mitra dalam menyediakan kajian akademis, inovasi, dan solusi berbasis riset guna mendukung percepatan pembangunan daerah.
Menurut bupati, sinergi dengan dunia akademik diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah, termasuk pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sektor-sektor strategis. Ia juga menyebut sektor yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas SDM, pengembangan pertanian, dan pengembangan kawasan wisata.
Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Del menyampaikan komitmen institusinya untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penguatan riset, inovasi teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui kerja sama ini, Institut Teknologi Del berharap dapat memberikan dukungan nyata bagi Pemkab Tapanuli Utara dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung tata kelola pemerintahan dan transformasi digital pelayanan publik, pengembangan sektor pertanian berbasis riset dan inovasi, serta peningkatan produksi dan pengembangan komoditas melalui pemanfaatan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2).