Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu terus memperkuat transformasi digital di lingkungan birokrasi melalui penerapan sistem administrasi berbasis elektronik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi aparatur desa dan kelurahan se-Kabupaten Labuhanbatu.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu pada Selasa (12/05/2026) dan dibuka secara resmi oleh Zaid Harahap.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu, Danni Intan, menyampaikan bahwa bimtek tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Menurutnya, SRIKANDI merupakan platform berbasis web dan mobile yang ditujukan untuk menyeragamkan tata kelola arsip dinamis secara nasional, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
Dalam laporan kegiatan yang dibacakan panitia, ditegaskan bahwa digitalisasi arsip menjadi kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan. Melalui penerapan SRIKANDI, Pemkab Labuhanbatu berharap administrasi di tingkat desa dan kelurahan dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Bimtek ini diikuti staf yang akan bertugas sebagai Admin Aplikasi SRIKANDI di masing-masing desa dan kelurahan. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis, mulai dari pengelolaan persuratan digital, penyimpanan dokumen elektronik, hingga sistem pengamanan arsip negara secara digital.
Pemkab Labuhanbatu menargetkan implementasi SRIKANDI dapat mempercepat proses administrasi pemerintahan, meningkatkan efisiensi, serta mengurangi ketergantungan pada sistem manual berbasis dokumen kertas. Laporan kegiatan yang ditandatangani Danni Intan juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong percepatan digitalisasi birokrasi menuju pemerintahan yang lebih modern dan profesional.
Kegiatan bimtek turut menghadirkan narasumber dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Susilawati Ginting, Irwan Silalahi, Dani Syahputra, dan Ananda Putri Liana. Mereka menyampaikan materi tentang implementasi aplikasi, tata kelola arsip digital, serta dukungan teknologi informasi untuk mewujudkan pelayanan publik yang efektif.
Selain peserta dari desa dan kelurahan, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan kelurahan, kepala desa, serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Labuhanbatu. Pemkab berharap penerapan SRIKANDI menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan.