MALANG KOTA – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP/MTs pada 6–7 April 2026 dilaporkan menghadapi sejumlah kendala. Hambatan yang muncul antara lain gangguan jaringan internet yang membuat siswa dalam satu sekolah gagal login, serta keterbatasan perangkat komputer.
Kendala tersebut terungkap berdasarkan pantauan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kota Malang. Total peserta TKA dari kelas akhir jenjang SMP/MTs/sederajat tercatat 13.276 siswa. Pelaksanaan TKA dilakukan bertahap sejak Senin (6/4) hingga 16 April 2026.
Dari 159 sekolah yang ada, sebanyak 152 sekolah telah memutuskan mengikuti TKA. Sementara itu, tujuh sekolah tidak mendaftar, dengan alasan tidak memiliki siswa kelas akhir atau jumlah siswa terlalu sedikit.
Ketua MKKS SMP Swasta Kota Malang, Rudiyanto, menyebut pada hari pertama pelaksanaan dari kelompok SMP swasta sempat ada satu sekolah yang mengalami kendala internet. “Hari pertama dari SMP swasta sempat ada satu sekolah yang terkendala internet,” ujarnya. Menurutnya, persoalan tersebut langsung dilaporkan melalui laman TKA.
MKKS SMP Swasta Kota Malang masih menunggu hasil rekapitulasi dari TKA pusat. Terkait peserta yang mengalami gangguan jaringan, gagal login, atau kehabisan waktu, Rudiyanto menyatakan optimistis akan ada kebijakan untuk mengikutkan mereka dalam TKA susulan.
“Kemungkinan besar sekolah yang gagal login diikutsertakan dalam susulan TKA pada Mei depan,” katanya.
Meski terdapat kendala, Rudiyanto menilai pelaksanaan TKA secara umum berjalan lancar. Ia menyebut siswa maupun pengawas telah siap, termasuk karena telah mengikuti tiga kali tryout sebelum pelaksanaan tes.