Jakarta — Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) menilai dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memiliki peran strategis dalam mendorong pengembangan industri kelapa sawit nasional berbasis inovasi. Di tengah tantangan global dan kebutuhan efisiensi, riset disebut menjadi fondasi penting untuk menjaga daya saing sawit Indonesia di pasar internasional.
Direktur Eksekutif PASPI Tungkot Sipayung menyampaikan, komitmen BPDP terhadap pengembangan riset terlihat dari jumlah penelitian yang didanai. Hingga 2025, BPDP tercatat membiayai sekitar 400 judul penelitian yang mencakup berbagai aspek industri sawit dari sektor hulu hingga hilir.
Riset tersebut meliputi sejumlah topik strategis, antara lain pengembangan material baru berbasis sawit dan biomassa, studi lingkungan perkebunan, kajian sertifikasi keberlanjutan, serta penguatan konsep ekonomi sirkular (circular economy). Menurut Tungkot, luasnya cakupan riset menunjukkan keseriusan BPDP dalam mendorong industri sawit yang berkelanjutan dan bernilai tambah.
Meski demikian, PASPI menyoroti tantangan utama berupa minimnya implementasi hasil penelitian dalam praktik industri. Tungkot menilai sebagian besar riset masih berhenti pada tahap publikasi ilmiah dan belum berkembang menjadi inovasi yang dapat diterapkan secara nyata. Kondisi ini disebut berdampak pada produktivitas industri sawit yang cenderung stagnan, bahkan pada beberapa kasus mengalami penurunan.
“Riset terus bertambah, tetapi produktivitas belum meningkat signifikan. Ini menjadi catatan penting,” kata Tungkot.
PASPI juga mencontohkan penelitian terkait penyakit ganoderma pada tanaman kelapa sawit. Meski telah banyak diteliti, Tungkot menyebut hingga kini belum ada kebijakan nasional yang benar-benar efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Situasi ini dinilai mencerminkan adanya kesenjangan antara hasil riset dan implementasi di lapangan.
Ke depan, PASPI mendorong percepatan transformasi riset menjadi inovasi bisnis dan kebijakan agar hasil penelitian dapat lebih nyata mendukung peningkatan kinerja dan daya saing industri sawit.