MyRepublic meluncurkan paket internet MyRepublic Air berkecepatan 100 Mbps dengan harga Rp 100 ribuan. Layanan ini saat ini sudah dapat digunakan di empat kota, yakni Bali, Makassar, Lampung, dan Pekanbaru.
Dalam peluncuran tersebut, MyRepublic menawarkan dua pilihan paket. Paket Air100 Hemat dipatok Rp 100 ribu untuk masa aktif 30 hari. Sementara opsi paket dengan sewa modem dibanderol Rp 115 ribu untuk 30 hari.
MyRepublic Air menawarkan kecepatan internet 100 Mbps dengan jaringan 5G. Paket ini memungkinkan pelanggan menggunakan layanan hingga lima perangkat.
Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic, Iman Syahrizal, mengatakan layanan yang sudah bisa digunakan dalam beberapa hari terakhir masih terbatas di empat kota tersebut, namun akan bertambah pada hari-hari berikutnya. Ia juga menyebut jaringan dapat diakses melalui delapan site di wilayah tersebut, sehingga calon pelanggan yang berada di sekitar site dapat langsung terhubung.
Produk ini diluncurkan setelah MyRepublic memenangkan jaringan 1,4 GHz bersama Surge pada Oktober 2025. Chief Technology Officer MyRepublic, Hendra Gunawan, menjelaskan persiapan teknologi memerlukan waktu karena produk jaringan tersebut disebut baru pertama kali hadir di Indonesia. Menurutnya, perusahaan bersama vendor perlu merancang spesifikasi yang sesuai, termasuk kesiapan vendor menghadirkan perangkat untuk frekuensi 1,4 GHz.
Hendra menambahkan, Kementerian Komunikasi dan Digital menetapkan persyaratan agar sembilan wilayah yang diperoleh menjalani Uji Laik Operasi terlebih dahulu sebelum dapat dikomersialkan. Ia mengatakan proses tersebut membutuhkan waktu karena melibatkan persiapan dari pihak kementerian maupun vendor, dan komersialisasi baru dapat dilakukan setelah lulus uji di semua kota.
Sebelumnya, MyRepublic telah membuka tahap pre-registrasi MyRepublic Air pada Februari. Iman tidak merinci jumlah pelanggan yang melakukan pra-pemesanan, namun menyebut angkanya telah mencapai puluhan ribu.