Perkembangan teknologi membuat mobil semakin menyerupai perangkat komputasi bergerak. Dalam proyeksi ke depan, kebutuhan memori kerja (RAM) pada kendaraan disebut berpotensi meningkat tajam hingga mencapai 300 GB.
Gambaran tersebut menegaskan arah industri otomotif yang kian bergantung pada sistem digital dan komputasi, seiring bertambahnya fitur dan fungsi berbasis perangkat lunak di dalam kendaraan.