BERITA TERKINI
Mentan Amran Dorong Hilirisasi Riset Pertanian, Siap Serap Inovasi Pakan Ayam Jika Terbukti Efektif

Mentan Amran Dorong Hilirisasi Riset Pertanian, Siap Serap Inovasi Pakan Ayam Jika Terbukti Efektif

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya untuk mendorong hilirisasi riset pertanian agar menghasilkan solusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya peternak. Ia menilai riset tidak boleh berhenti di laboratorium, melainkan harus menjawab kebutuhan di lapangan sekaligus memberi nilai tambah secara ekonomi.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah pengembangan pakan ayam berbasis probiotik dan antikoksi yang diteliti oleh peneliti IPB. Amran menilai percepatan pertumbuhan ayam kampung dapat menjadi terobosan penting untuk meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan sektor peternakan nasional.

“Kalau ayam kampung bisa dipercepat, misalnya 30–40 hari sudah satu kilogram, itu luar biasa. Ini yang harus kita kejar,” ujar Amran dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu, 12 April 2026.

Amran juga menyatakan kesiapan pemerintah untuk mendukung hilirisasi inovasi tersebut, termasuk menyerap hasil riset dalam skala besar apabila terbukti efektif di lapangan. “Kalau bisa capai target, saya siap bawa ke Presiden, kita beli. Jangan ragu. Ini peluang besar,” tegasnya.

Sementara itu, peneliti IPB Ivan Taufik Nugraha menjelaskan pakan yang dikembangkan tidak hanya meningkatkan efisiensi konsumsi, tetapi juga kesehatan dan produktivitas ayam. Menurutnya, inovasi ini mampu meningkatkan bobot telur hingga 20–30 persen serta menekan risiko penyakit koksidiosis melalui formulasi antikoksi.

Ia menambahkan, penggunaan probiotik dalam pakan berperan dalam meningkatkan penyerapan nutrisi di usus ayam. Dampaknya, efisiensi pakan meningkat dan kualitas lingkungan kandang menjadi lebih baik.

Dengan dukungan pemerintah, hilirisasi riset semacam ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi peternak sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.