BERITA TERKINI
Menkomdigi Ajak Orang Tua Manfaatkan Libur Lebaran untuk Kurangi Ketergantungan Gadget Anak

Menkomdigi Ajak Orang Tua Manfaatkan Libur Lebaran untuk Kurangi Ketergantungan Gadget Anak

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak para orang tua memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. Menurut Meutya, masa mudik dan liburan dapat menjadi kesempatan bagi keluarga untuk memperkuat interaksi langsung di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Gunakan momen liburan dan mudik ini untuk sebanyak-banyaknya menghabiskan waktu bersama keluarga. Gadgetnya bisa dimatikan dulu atau setidaknya dikurangi,” kata Meutya di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Meutya menilai kebiasaan anak menggunakan gadget dan media sosial perlu mulai diarahkan agar lebih sehat dan bertanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk pola penggunaan teknologi digital yang lebih bijak.

Dalam kesempatan itu, Meutya menyampaikan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. Aturan tersebut dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 28 Maret 2026 dan memberi perhatian khusus pada penggunaan media sosial oleh anak-anak, terutama yang berusia di bawah 16 tahun.

“Sejak sekarang mungkin bisa mulai berlatih perlahan-lahan keluar dari media sosial dengan bimbingan orang tua,” ujarnya.

Meutya menegaskan, perubahan pola penggunaan teknologi digital tidak bisa dilepaskan dari peran orang tua sebagai pihak utama yang membimbing anak dalam menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Ia mendorong keluarga memanfaatkan libur Lebaran untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara orang tua dan anak terkait kebiasaan menggunakan gadget.

“Mungkin selama libur Lebaran ini adalah waktu yang baik untuk berbicara dari hati ke hati antara orang tua dan anak untuk mulai melakukan persiapan,” katanya.

Ia berharap komunikasi yang sehat dalam keluarga dapat membantu anak beradaptasi dengan kebijakan perlindungan anak di ruang digital sekaligus mengurangi ketergantungan pada perangkat elektronik. Selain itu, Meutya juga mengimbau keluarga memperbanyak aktivitas bersama selama libur Lebaran agar anak lebih banyak berinteraksi secara langsung tanpa bergantung pada gadget.