BERITA TERKINI
Menkomdigi Ajak Orang Tua Kurangi Penggunaan Gawai Anak Selama Libur Lebaran 2026

Menkomdigi Ajak Orang Tua Kurangi Penggunaan Gawai Anak Selama Libur Lebaran 2026

Para orang tua di Indonesia diajak mengurangi aktivitas anak menggunakan perangkat pintar seperti ponsel, tablet, dan laptop selama libur Lebaran 2026 yang dimulai pekan depan. Masa liburan dinilai dapat menjadi kesempatan keluarga membangun komunikasi yang lebih intensif secara fisik di tengah meningkatnya penggunaan teknologi digital.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengimbau keluarga memanfaatkan momentum mudik dan libur Lebaran untuk memperkuat interaksi langsung antara orang tua dan anak. Salah satu caranya, menurut dia, dengan mengurangi penggunaan gawai, terutama bagi anak-anak, agar waktu liburan lebih banyak dihabiskan bersama keluarga.

“Gadget-nya bisa dimatikan dulu atau setidaknya dikurangi,” ujar Meutya saat menghadiri acara pelepasan Tim Liputan Mudik SCTV di Jakarta Pusat, Rabu (11/03/2026).

Meutya juga mengingatkan bahwa pemerintah sedang menuju implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang akan berlaku efektif pada 28 Maret. Karena itu, ia mendorong orang tua mulai membimbing anak untuk mengurangi ketergantungan pada gadget dan media sosial.

“Sejak sekarang, anak-anak mungkin bisa mulai berlatih perlahan-lahan keluar dari media sosial dengan bimbingan orang tua,” kata Meutya.

Menurut dia, perubahan pola penggunaan teknologi digital membutuhkan kesiapan keluarga. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun komunikasi yang lebih sehat dengan anak, termasuk memanfaatkan masa libur Lebaran sebagai waktu untuk berdialog.

“Mungkin selama libur Lebaran tahun ini adalah waktu yang baik untuk berbicara dari hati ke hati antara orang tua dan anak untuk mulai melakukan persiapan,” ujarnya.

Meutya berharap, mudik dan libur Lebaran 2026 dapat dimanfaatkan keluarga untuk memperbanyak aktivitas bersama, sehingga anak-anak lebih banyak berinteraksi langsung dengan keluarga tanpa ketergantungan pada perangkat digital.