Investasi saham kian mudah dilakukan seiring hadirnya beragam aplikasi digital yang memungkinkan pengguna membeli aset langsung dari ponsel. Melalui platform modern, investor tidak hanya dapat mengakses saham lokal, tetapi juga memperoleh eksposur ke pasar global, instrumen turunan, hingga pendekatan baru seperti tokenized stock.
Namun, memilih aplikasi investasi tidak cukup hanya berdasarkan popularitas. Legalitas, kemudahan penggunaan, ragam fitur, pilihan aset, serta efisiensi transaksi menjadi faktor penting agar pengalaman investasi terasa aman dan sesuai kebutuhan, baik untuk pemula maupun pengguna yang lebih aktif.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih aplikasi saham
Sebelum mulai berinvestasi, ada sejumlah aspek dasar yang disarankan untuk diperiksa agar platform yang dipilih tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga relevan dengan tujuan investasi. Pertama, pastikan aplikasi berada di bawah pengawasan regulator dan memiliki legalitas yang jelas. Kedua, cek apakah antarmukanya ramah bagi pemula dan mudah dioperasikan dari ponsel.
Selain itu, perhatikan kelengkapan fitur, seperti analisis pasar, edukasi, pemantauan portofolio, serta metode pembelian fraksional bila tersedia. Investor juga dapat menilai apakah platform hanya berfokus pada saham lokal atau menyediakan akses ke pasar global dan instrumen baru seperti tokenized stock. Faktor lain yang turut dipertimbangkan adalah efisiensi biaya dan perpajakan, terutama bagi pengguna yang ingin mengakses saham luar negeri.
Tujuh platform investasi yang bisa dilirik pada 2026
1. Finex
Finex merupakan broker berjangka yang terdaftar di Bappebti dan menyediakan akses ke berbagai instrumen perdagangan global, termasuk indeks saham internasional. Platform ini juga menawarkan alat analisis pasar serta materi edukasi untuk membantu pengguna memahami kondisi pasar sebelum mengambil keputusan investasi. Bagi pengguna yang ingin menjangkau pasar global lewat satu aplikasi, Finex disebut dapat menjadi opsi, khususnya bagi investor yang lebih aktif memantau pergerakan pasar internasional.
2. Pintu
Pintu dikenal sebagai aplikasi aset digital yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali, menyediakan lebih dari 320 token, dan berada di bawah pengawasan OJK. Selain aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, Pintu menghadirkan sejumlah fitur, antara lain Pintu Earn, Auto DCA, Pintu Academy, dan Pintu Pro.
Salah satu pembeda yang disorot adalah akses ke xStocks, yakni tokenized stock atau saham tertokenisasi. Tokenized stock dijelaskan sebagai representasi digital dari saham perusahaan publik di blockchain, dengan setiap token dipatok 1:1 pada saham acuannya dan didukung oleh aset asli yang dikelola kustodian berlisensi.
Pendekatan ini dinilai membuka peluang bagi investor ritel untuk mendapatkan eksposur ke saham global dalam format yang lebih fleksibel. Pengguna disebut dapat mengakses saham perusahaan besar seperti Nvidia dan Apple tanpa harus memulai melalui pengalaman broker luar negeri yang bagi sebagian orang dinilai lebih rumit.
3. Stockbit
Stockbit berada di bawah PT Stockbit Sekuritas Digital dan memiliki izin resmi dari OJK. Salah satu keunggulannya adalah konsep komunitas investor di dalam aplikasi, yang memungkinkan pengguna berdiskusi, berbagi analisis, dan mengikuti pandangan investor lain. Stockbit juga menyediakan fitur analisis fundamental dan teknikal serta akses laporan keuangan emiten langsung dari aplikasi, sehingga pengguna dapat menggabungkan transaksi dan riset dalam satu tempat.
4. IPOT
IPOT dikembangkan oleh PT Indo Premier Sekuritas yang berada di bawah pengawasan OJK dan telah lama beroperasi di pasar modal Indonesia. Salah satu fitur yang ditonjolkan adalah Robo Trading, yang membantu investor menjalankan strategi investasi otomatis berdasarkan parameter tertentu. IPOT juga menyediakan data analisis pasar dan pemantauan portofolio, sehingga kerap dipilih pengguna yang menginginkan pendekatan lebih sistematis.
5. MIFX
MIFX merupakan pialang berjangka berizin Bappebti yang menyediakan akses ke berbagai instrumen global, termasuk indeks saham internasional. Melalui aplikasinya, pengguna dapat memantau pasar global, bertransaksi secara online, serta mengakses materi edukasi terkait strategi trading dan manajemen risiko. Fokus pada perdagangan global dan legalitas menjadi poin yang ditekankan dari platform ini.
6. Ajaib
Ajaib dikembangkan oleh PT Ajaib Sekuritas Asia yang terdaftar dan diawasi OJK. Platform ini dirancang agar mudah digunakan investor pemula, termasuk melalui proses pembukaan akun online dan tampilan aplikasi yang sederhana. Ajaib juga menyediakan fitur analisis pasar dan informasi saham untuk membantu pengguna memahami kondisi pasar sebelum bertransaksi.
7. Gotrade Indonesia
Gotrade Indonesia memungkinkan investor Indonesia membeli saham perusahaan Amerika Serikat melalui aplikasi. Salah satu fitur yang menonjol adalah pembelian saham secara fraksional, sehingga pengguna tidak harus membeli satu saham penuh untuk mulai mendapatkan eksposur ke pasar AS. Proses pendaftaran akun dilakukan secara online, dengan tampilan aplikasi yang dibuat sederhana untuk penggunaan sehari-hari.
Menentukan platform yang paling sesuai
Pilihan platform pada akhirnya bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna. Untuk fokus saham lokal dan pengalaman aplikasi yang sederhana, sejumlah nama seperti Ajaib, Stockbit, dan IPOT masih disebut sebagai opsi kuat. Sementara itu, bagi pengguna yang ingin menjangkau saham global dengan pendekatan yang lebih fleksibel, Pintu dinilai memiliki sudut berbeda melalui xStocks dan konsep tokenized stock, serta disebut memiliki potensi efisiensi pajak yang lebih baik dalam skema tertentu.
Penutup
Memasuki 2026, aplikasi investasi dinilai tidak lagi sekadar sarana membeli saham dari ponsel. Persaingan platform bergeser ke arah kemudahan akses, ragam instrumen, kualitas edukasi, serta efisiensi pengalaman pengguna dari awal hingga akhir transaksi. Karena itu, investor disarankan menyesuaikan pilihan aplikasi dengan kebutuhan, profil risiko, dan jenis aset yang ingin diakses, termasuk mempertimbangkan opsi modern seperti tokenized stock bagi yang ingin eksposur ke saham global.