Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang dinilai berhasil memulihkan layanan internet dalam waktu singkat di seluruh wilayah terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat.
Apresiasi tersebut disampaikan Tito dalam rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin. Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Tito mengatakan pemulihan jaringan internet telah dirasakan lancar berdasarkan laporan para kepala daerah.
“Internet, alhamdulillah terima kasih banyak Kemkomdigi. Semuanya menyatakan, ini pernyataan para bupatinya semua, sambil kami cek, lancar semua,” ujar Tito.
Selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito menyebut pemulihan pascabencana di Sumatera Barat menunjukkan perkembangan signifikan. Dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, sebanyak 16 daerah terdampak bencana.
Lima daerah dilaporkan sudah kembali normal, yakni Kabupaten Solok Selatan, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Sementara itu, enam daerah disebut mulai mendekati kondisi normal, yaitu Kota Solok, Kota Padang, Kota Pariaman, Kepulauan Mentawai, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pasaman Barat.
Meski demikian, Tito menilai masih ada kabupaten/kota yang membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait infrastruktur jalan dan jembatan, layanan pendidikan, serta pemulihan ekonomi masyarakat. Salah satu daerah yang menjadi perhatian utama adalah Kabupaten Agam.
Terkait akses transportasi, Tito menyampaikan jalan nasional di Sumatera Barat sudah membaik meski belum sepenuhnya maksimal. Ia mencontohkan, di beberapa titik jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda empat, namun truk besar belum dapat melintas.
“Misalnya di beberapa tempat itu bisa dilalui oleh roda empat tapi kendaraan truk besar belum. Padahal truk besar perlu untuk logistik,” katanya.
Di sisi pemulihan ekonomi, Tito mendorong pihak terkait untuk segera bergerak memulihkan aktivitas perekonomian di Sumatera Barat, termasuk di pasar-pasar. Ia menyebut Satgas turut mengundang Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM untuk membahas langkah yang diperlukan.
“Ekonomi, ada beberapa yang memang memerlukan atensi untuk di pasar-pasar. Inilah yang kami mengundang dari Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM,” tuturnya.
Tito juga mencatat pasokan listrik dan BBM di Sumatera Barat relatif stabil. Namun, ia menyebut masih ada beberapa desa di Kabupaten Pasaman Barat yang mengalami gangguan listrik. Adapun layanan PDAM di sebagian besar wilayah dinilai relatif stabil, dengan catatan Tanah Datar dan Padang Pariaman masih membutuhkan dukungan perbaikan.
Ia menambahkan, Satgas akan terus menyampaikan perkembangan pemulihan kepada publik sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.