Aplikasi kencan kerap dipilih sebagai salah satu cara untuk membuka peluang bertemu orang baru dan keluar dari status lajang. Namun, pengalaman di dalamnya tidak selalu berjalan sesuai harapan. Sejumlah pengguna mengeluhkan hal-hal yang membuat kesal, mulai dari profil yang tidak mencerminkan kondisi asli hingga interaksi yang terasa janggal.
Beragam pengalaman itu kemudian diolah menjadi meme kartun yang menyoroti sisi lain penggunaan aplikasi kencan. Tema yang muncul umumnya berkisar pada rasa kecewa saat bertemu orang-orang yang dianggap “aneh” atau tidak sesuai ekspektasi. Meme-meme tersebut juga menyiratkan pesan bahwa pengguna sebaiknya tidak menaruh harapan terlalu tinggi.
Beberapa cuplikan meme menggambarkan situasi ketika baru berkenalan tetapi lawan bicara sudah menunjukkan sikap posesif, yang kemudian dianggap sebagai tanda bahaya. Ada pula yang menyoroti perasaan tidak cocok menggunakan aplikasi kencan karena pengalaman yang tidak nyaman, serta skenario ketika lawan bicara diduga hanya ingin dijadikan teman ngobrol sehingga memicu keputusan untuk langsung memutus komunikasi.
Meme lainnya menyinggung kebiasaan menuliskan bio yang menonjolkan zodiak, serta momen saat akhirnya bertemu langsung dengan orang dari aplikasi kencan—yang hasilnya bisa jauh dari harapan, atau justru “sesuai ekspektasi” dalam konteks yang mengejutkan.
Rangkaian meme kartun ini pada dasarnya merangkum dinamika yang kerap ditemui pengguna: peluang menemukan pasangan yang cocok memang ada, tetapi pengalaman bertemu orang-orang yang tidak sesuai juga bisa memicu rasa kesal. Lika-liku tersebut kemudian menjadi bahan humor yang dekat dengan keseharian pengguna aplikasi kencan.