Media pemerintah Iran melaporkan bahwa infrastruktur internet satelit Starlink, layanan milik miliarder Amerika Serikat Elon Musk, kini disebut sebagai “salah satu target sah Iran”. Pernyataan itu menyoroti keberadaan Starlink di sejumlah negara di kawasan.
Menurut laporan yang dikutip Aljazeera pada Rabu (1/4/2026), kantor berita Fars menerbitkan infografis yang menyatakan Starlink hadir di negara-negara seperti Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.