BERITA TERKINI
Mata Iritasi dan Gatal Tak Selalu Akibat Layar Gadget, Ini Faktor yang Kerap Terlewat

Mata Iritasi dan Gatal Tak Selalu Akibat Layar Gadget, Ini Faktor yang Kerap Terlewat

Mata yang terasa perih, gatal, kemerahan, atau seperti berpasir kerap dikaitkan dengan kebiasaan menatap layar ponsel dan komputer terlalu lama. Namun, paparan layar bukan satu-satunya penyebab keluhan tersebut.

Menurut laporan Hindustan Times, Konsultan Senior dari Rumah Sakit Mata Sharp Sight, Chanda Gupta, menyebut ada sejumlah faktor yang sering luput disadari dan dapat memicu iritasi mata kronis. Memahami pemicunya dinilai penting agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran.

Berikut beberapa faktor penyebab mata iritasi selain screen time:

1. Alergi yang tidak terdiagnosis
Sebagian orang mengalami mata sensitif bertahun-tahun tanpa mengetahui pemicu alerginya. Alergi ringan yang tidak teridentifikasi dapat muncul sebagai mata merah dan gatal yang berulang.

2. Kesalahan penggunaan lensa kontak
Pemakaian lensa kontak melebihi durasi yang disarankan atau tidur tanpa melepasnya dapat mengganggu pasokan oksigen ke kornea. Selain itu, penggunaan cairan pembersih yang sudah kedaluwarsa dapat menciptakan kondisi yang mendukung berkembangnya bakteri dan memicu iritasi.

3. Disfungsi kelenjar minyak (MGD)
Iritasi mata kronis juga bisa dipicu tersumbatnya kelenjar meibomian. Kondisi ini disebut dapat berkaitan dengan pola makan yang buruk, frekuensi berkedip yang rendah, hingga sisa riasan mata seperti maskara yang tidak dibersihkan tuntas. Akibatnya, lapisan minyak pada air mata terganggu dan mata menjadi sangat kering.