Manus AI, perusahaan agen AI asal China yang kini berlokasi di Singapura, merilis fitur baru bernama My Computer. Fitur ini memungkinkan agen AI bekerja langsung di komputer pengguna secara otomatis melalui aplikasi Manus Desktop.
Dengan My Computer, Manus tidak lagi terbatas pada lingkungan cloud. Fitur ini dirancang untuk menjembatani penggunaan AI antara layanan berbasis cloud dan perangkat lokal, sehingga tugas dapat dieksekusi langsung di komputer pengguna.
My Computer tersedia di aplikasi Manus Desktop dan dapat digunakan pada perangkat macOS dan Windows. Fitur ini ditujukan untuk beragam pengguna, mulai dari profesional dan kreator, hingga pengguna umum yang mengandalkan komputasi lokal untuk aktivitas sehari-hari.
Secara teknis, My Computer membedakan diri dengan kemampuan memanfaatkan rangkaian alat command-line interface (CLI) serta sumber daya lokal. Melalui Manus Desktop, agen AI dapat menjalankan instruksi CLI langsung di terminal komputer pengguna. Pengguna cukup menuliskan perintah, lalu Manus akan mengeksekusinya sesuai instruksi.
Pendekatan berbasis command line ini memungkinkan pengguna meminta Manus untuk membaca, menganalisis, dan mengedit file, maupun menjalankan dan mengontrol aplikasi lokal. Selain itu, berbagai otomatisasi seperti pengelolaan file atau eksekusi tugas yang lebih kompleks dapat dilakukan langsung di komputer.
Dalam skenario penggunaan, My Computer dapat membantu pengguna mengelola file dalam jumlah besar, misalnya merapikan dokumen, mengganti nama file secara massal, atau menyusunnya ke dalam folder tertentu secara otomatis.
Salah satu contoh yang disebutkan adalah penataan ribuan foto yang tidak terorganisir dalam satu folder. Pengguna dapat memberikan perintah seperti “atur foto buket bunga saya”, lalu Manus akan memindai file, mengenali isi gambar, membuat kategori, dan menyusunnya ke dalam subfolder secara otomatis.
Fitur ini juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan aplikasi. Manus disebut dapat menggunakan berbagai alat seperti Python, Node.js, hingga Swift untuk membantu proses coding. Dalam contoh lain, Manus diklaim mampu membuat aplikasi untuk terjemahan rapat secara real-time di perangkat Mac, dengan proses yang dilakukan melalui terminal dalam waktu singkat.
Selain menjalankan tugas di perangkat lokal, My Computer juga memungkinkan pemanfaatan sumber daya komputer, termasuk GPU, untuk pekerjaan seperti machine learning atau inferensi AI. Dengan pendekatan ini, perangkat yang jarang digunakan dapat difungsikan sebagai sistem komputasi tambahan untuk menjalankan tugas-tugas AI.
Manus juga menyebut pengguna dapat memberikan perintah dari perangkat lain secara jarak jauh, selama komputer target dalam kondisi aktif dan aplikasi Manus Desktop berjalan.
My Computer turut terintegrasi dengan layanan yang sebelumnya telah didukung Manus, seperti Gmail dan Google Calendar. Pengguna dapat meminta Manus mencari file di komputer, lalu mengirimkannya ke email secara otomatis.
Meski memiliki akses ke komputer lokal, Manus menyatakan setiap perintah yang dijalankan tetap memerlukan persetujuan pengguna. Pengguna dapat menyetujui perintah satu per satu atau memberikan izin otomatis untuk tugas tertentu, sehingga kendali tetap berada di tangan pengguna.
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna perlu mengunduh aplikasi Manus Desktop dan masuk ke akun Manus. Setelah itu, pengguna dapat memilih menu My Computer, menambahkan folder lokal yang ingin digunakan, lalu memberikan izin akses pada folder tersebut agar fitur dapat dijalankan di PC atau Mac.