BERITA TERKINI
Samsung Mulai Gulirkan One UI 8.5, Hadirkan Peningkatan Galaxy AI hingga Fitur Privasi Baru

Samsung Mulai Gulirkan One UI 8.5, Hadirkan Peningkatan Galaxy AI hingga Fitur Privasi Baru

Samsung resmi mulai meluncurkan pembaruan One UI 8.5 untuk perangkat Galaxy di berbagai negara. Pembaruan ini membawa peningkatan pada fitur Galaxy AI, penyegaran desain antarmuka, serta penguatan aspek keamanan dan privasi.

Berdasarkan keterangan di laman resmi Samsung, One UI 8.5 dirancang agar perangkat Galaxy dapat bekerja lebih personal dan adaptif mengikuti kebiasaan penggunanya.

Jadwal peluncuran dan perangkat yang kebagian pembaruan

Menurut Samsung Newsroom, peluncuran One UI 8.5 dimulai di Korea pada 6 Mei 2026, lalu dilanjutkan ke wilayah lain secara bertahap. Pembaruan ini disebut pertama kali hadir pada Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra, sebelum diperluas ke perangkat lain.

Untuk seri di luar daftar tersebut, Samsung belum menyampaikan pengumuman resmi lanjutan terkait upgrade One UI 8.5.

Bagi pengguna yang ingin mengecek ketersediaan pembaruan, langkahnya dapat dilakukan melalui menu Pengaturan, lalu pilih Pembaruan Perangkat Lunak, kemudian ketuk Unduh dan Instal.

Peningkatan Galaxy AI

Salah satu fokus utama One UI 8.5 adalah integrasi Galaxy AI yang disebut lebih dalam ke sistem. Dari rangkuman informasi Samsung, ada beberapa fitur AI yang ditonjolkan dalam versi ini.

Photo Assist memungkinkan pengguna mengedit foto dengan mendeskripsikan hasil yang diinginkan menggunakan bahasa sehari-hari. Galaxy AI dapat menambahkan objek, mengubah suasana foto, atau menghapus elemen latar belakang sesuai perintah. Fitur ini tersedia dari aplikasi Gallery dengan mengetuk ikon Photo Assist pada foto yang dipilih.

Now Nudge bekerja dengan membaca konten yang sedang tampil di layar dan memberikan saran yang relevan dengan konteks. Contohnya, saat pengguna membahas kenangan perjalanan dalam percakapan pesan, fitur ini dapat menyarankan untuk berbagi foto dari momen tersebut. Now Nudge dapat diaktifkan lewat Pengaturan dan akan aktif otomatis ketika aplikasi pesan dibuka.

Now Brief menyediakan ringkasan personal yang disesuaikan dengan minat dan rutinitas harian. Fitur ini juga dapat mengingatkan acara penting berdasarkan notifikasi dan pesan yang diterima, sekaligus menyarankan tindakan yang bisa dilakukan.

Antarmuka lebih bersih dan opsi personalisasi

Selain AI, One UI 8.5 membawa pembaruan tampilan. Bar status di bagian atas dan bar navigasi di bagian bawah kini dibuat transparan dan akan menghilang otomatis saat konten di-scroll.

Samsung juga memperluas opsi kustomisasi layar. Ikon aplikasi, widget dengan berbagai ukuran, pintasan, serta folder dapat disusun lebih bebas di layar Beranda. Di Layar Kunci, pengguna bisa menambahkan jam bergaya, widget tambahan, serta menyesuaikan font dan warna secara manual atau otomatis melalui fitur Stretch Clock.

Quick Panel juga disebut lebih fleksibel untuk dikustomisasi. Item di dalamnya bisa ditambah, dihapus, dipindah posisinya, dan diubah ukurannya agar akses harian lebih efisien.

Fitur lain yang turut disorot adalah optimasi wallpaper otomatis. Saat mengatur Layar Kunci, gambar akan diposisikan otomatis agar bagian penting foto tidak tertutup jam atau widget.

Keamanan dan privasi diperketat

Di sisi keamanan, Samsung menyertakan sejumlah pembaruan, termasuk fitur Layar Privasi yang diklaim sebagai yang pertama di dunia untuk perangkat mobile. Layar Privasi dapat mengatur aplikasi tertentu agar tampilannya otomatis digelapkan saat digunakan di tempat umum, misalnya aplikasi perbankan atau penyimpanan cloud. Fitur ini juga dapat diaktifkan khusus saat memasukkan kata sandi atau ketika notifikasi sensitif muncul.

Ada pula fitur Peringatan Privasi untuk memantau aplikasi yang terdeteksi terlalu sering mengakses lokasi akurat pengguna. Fitur ini juga memberikan peringatan apabila terindikasi ada potensi risiko keamanan terkait penggunaan data pribadi oleh aplikasi tertentu.

Samsung Internet turut mendapatkan sistem deteksi situs berbahaya berbasis machine learning. Sistem ini akan menampilkan peringatan secara otomatis sebelum halaman yang terindikasi berbahaya terbuka.

Samsung menyebut data pribadi pengguna tetap dienkripsi dan dilindungi oleh Samsung Knox, platform keamanan berbasis hardware yang digunakan di lini Galaxy.