BERITA TERKINI
ManageEngine Sematkan Fitur AI di Site24x7 untuk Percepat Deteksi dan Pemulihan Gangguan TI

ManageEngine Sematkan Fitur AI di Site24x7 untuk Percepat Deteksi dan Pemulihan Gangguan TI

JAKARTA — ManageEngine, unit bisnis Zoho Corporation yang berfokus pada solusi pengelolaan sistem TI perusahaan, memperkenalkan teknologi kecerdasan berbasis AI di platform pemantauan digital Site24x7. Pembaruan ini ditujukan agar sistem TI tidak hanya mampu mendeteksi gangguan, tetapi juga memahami penyebabnya dan merespons secara otomatis.

ManageEngine menilai kompleksitas lingkungan TI saat ini meningkat seiring penggunaan sistem hybrid dan cloud yang tersebar di berbagai platform serta jaringan yang saling terhubung. Kondisi tersebut menghasilkan data dan sinyal peringatan dalam jumlah besar, sehingga ketika gangguan terjadi proses penelusuran akar masalah bisa menjadi rumit dan memakan waktu, yang pada akhirnya memperpanjang downtime.

Menurut perusahaan, kemampuan baru di Site24x7 membantu tim TI menembus “banjir notifikasi” dengan menghubungkan berbagai sinyal masalah secara cerdas dan memahami keterkaitan antarlayanan. Dengan begitu, tim dapat melihat bukan hanya komponen yang bermasalah, tetapi juga penyebab serta dampaknya, sehingga pemulihan layanan bisa dipercepat dan gangguan terhadap pengguna diminimalkan.

“Seiring semakin terhubungnya sistem TI berbasis hybrid dan cloud, beban tim IT untuk menangani gangguan dengan cepat juga semakin besar di tengah kompleksitas yang terus meningkat,” ujar Srinivasa Raghavan, Director of Product Management ManageEngine, dalam siaran pers, Senin (23/2).

Raghavan menambahkan, penggabungan deteksi dini, korelasi sinyal masalah, dan pemahaman hubungan antarlayanan ditujukan untuk mempercepat identifikasi masalah inti serta memangkas waktu pemulihan secara signifikan.

Salah satu pengguna awal, Synechron, menyampaikan bahwa pendekatan AIOps di Site24x7 membantu menyederhanakan penanganan gangguan. “Dengan teknologi AIOps dari Site24x7, kami bisa menyaring hampir 90% notifikasi yang tidak relevan, menemukan sumber masalah lebih cepat, dan mempercepat proses pemulihan layanan,” kata Pravir Kumar Sinha, pimpinan TI di Synechron. Ia menyebut hasilnya berdampak pada kualitas layanan, waktu pemulihan, dan keandalan pengalaman digital bagi pelanggan.

ManageEngine menyebut kehadiran teknologi AI yang bekerja lebih mandiri di Site24x7 sebagai langkah menuju operasional TI yang lebih otomatis, termasuk menganalisis data sistem, mengurangi beban kerja tim, dan mengubah informasi teknis menjadi panduan yang lebih jelas serta dapat ditindaklanjuti.

Raghavan juga menyoroti aspek pengendalian dan pengamanan melalui MCP. “Dengan lapisan pengendali dan pengamanan dari MCP, kami memastikan teknologi ini digunakan secara aman dan sesuai standar perusahaan. Ini membantu para pemimpin TI melangkah lebih percaya diri menuju cara kerja berbasis AI, lebih siap menghadapi perkembangan teknologi, dan memperkuat ketahanan layanan digital yang sangat penting bagi bisnis,” ujarnya.

ManageEngine merinci sejumlah kemampuan utama yang dibawa pembaruan ini. Pertama, pemahaman penyebab masalah yang lebih cerdas, yakni kemampuan mendeteksi potensi gangguan sejak dini dan menghubungkan sinyal dari aplikasi, server, hingga jaringan menjadi satu gambaran utuh agar tim TI mengetahui keterkaitan antarkomponen dan titik awal penanganan.

Kedua, AI Agents yang dapat disesuaikan dan tetap aman. Perusahaan dapat membuat serta mengatur AI Agents sesuai kebutuhan, menetapkan batasan dan aturan, serta memberi tugas tertentu mulai dari analisis hingga rekomendasi tindakan agar proses penanganan gangguan lebih rapi, konsisten, dan mudah diikuti.

Ketiga, fondasi AI yang terkontrol untuk kebutuhan perusahaan melalui sistem pengendali MCP. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menjalankan skenario berbasis AI di atas data pemantauan secara aman dan terstandar, memastikan AI hanya mengakses data yang diizinkan, mengikuti panduan perusahaan, serta seluruh aktivitasnya dapat diaudit.