Pemerintah Malaysia dilaporkan memblokir akses Grok, chatbot kecerdasan buatan (AI) milik perusahaan Elon Musk, sehari setelah Indonesia mengumumkan langkah serupa. Informasi tersebut menjadi salah satu topik yang banyak dibaca di kanal Tekno pada Senin (12/1/2026).
Selain isu pemblokiran Grok, perhatian pembaca juga tertuju pada rumor generasi terbaru iPhone Air yang disebut akan membawa perubahan desain dan teknologi layar, serta bocoran jadwal pemasaran Samsung Galaxy S26 Ultra di Eropa.
Malaysia blokir Grok AI setelah Indonesia
Melalui Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC), pemerintah Malaysia disebut telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada X terkait pemblokiran Grok. Mereka menyatakan menemukan penyalahgunaan Grok secara berulang untuk menghasilkan konten berbahaya.
Malaysia disebut akan memblokir Grok hingga perlindungan dinilai efektif dan benar-benar diterapkan. Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk melaporkan konten online yang berbahaya.
Pemblokiran ini mencuat di tengah meningkatnya kritik publik setelah Grok kedapatan menghasilkan gambar seksual yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa. Banyak pihak menilai konten semacam itu berbahaya serta melanggar norma hukum dan etika digital.
Sebelumnya, Indonesia telah mengumumkan pemblokiran sementara Grok pada Sabtu, 11 Januari 2026. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah tidak akan menoleransi praktik deepfake seksual nonkonsensual.
Rumor iPhone Air 2: lebih tipis dan teknologi layar baru
Di sisi lain, rumor mengenai iPhone Air generasi berikutnya—sementara disebut iPhone Air 2—ikut menyita perhatian. iPhone Air sebelumnya sempat menuai kritik saat debut karena kapasitas baterai yang diragukan dan penggunaan kamera tunggal. Namun, seiring waktu, sebagian pengguna menilai daya tahannya cukup untuk aktivitas harian, meski keterbatasan kamera tetap menjadi catatan.
Menurut laporan The Elec (12/1/2026), Apple dikabarkan mempertimbangkan merilis iPhone Air versi lebih tipis pada 2027, bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-20 iPhone. Apple juga dilaporkan ingin mengadopsi teknologi layar CoE (Color filter on Encapsulation), yang memungkinkan panel layar dibuat lebih tipis dibanding panel OLED konvensional.
Jika rencana tersebut terwujud, iPhone Air 2 berpotensi melampaui ketebalan pendahulunya yang disebut sekitar 5,6 mm. Bodi yang lebih ramping juga dinilai membuka peluang desain internal yang lebih fleksibel.
Bocoran jadwal Galaxy S26 Ultra di Eropa
Rumor lainnya datang dari Samsung. Perusahaan disebut berencana meluncurkan Galaxy S26 series, termasuk Galaxy S26 Ultra, dalam acara Galaxy Unpacked di San Francisco, Amerika Serikat, yang dikabarkan berlangsung pada 25 Februari 2026.
Meski belum ada pengumuman resmi, laporan Dealabs menyebut seri flagship tersebut direncanakan dipasarkan pada 11 Maret 2026 di sejumlah negara Eropa. Mengacu pada informasi yang dikutip XiaomiToday (12/1/2026), Dealabs disebut akan mulai memasarkan Galaxy S26 series di Prancis pada tanggal tersebut, yang mengindikasikan kemungkinan peluncuran serentak di beberapa negara Eropa.
Sumber terpisah juga menyebut Samsung tengah menyiapkan kampanye promosi besar sepanjang awal Maret, strategi yang disebut lazim dilakukan sebelum perangkat tersedia luas di ritel maupun kanal online.
Dari sisi spesifikasi, dokumen sertifikasi pada database 3C China mengungkap Galaxy S26 Ultra akan dibekali baterai 5.000 mAh, lebih kecil dari rumor sebelumnya yang menyebut 5.200 mAh. Perangkat ini juga disebut mendukung pengisian daya cepat kabel hingga 60W, yang diklaim mampu mengisi sekitar 75% dalam 30 menit.