BERITA TERKINI
Lapangan Rangkah Surabaya Bertransformasi Jadi Fasilitas Olahraga Modern, Disiapkan Program untuk Kurangi Ketergantungan Gawai Anak

Lapangan Rangkah Surabaya Bertransformasi Jadi Fasilitas Olahraga Modern, Disiapkan Program untuk Kurangi Ketergantungan Gawai Anak

Pemerintah Kota Surabaya merampungkan penataan Lapangan Rangkah di Kecamatan Tambaksari. Area yang sebelumnya dikenal tandus, berdebu, dan becek saat hujan, kini berubah menjadi sarana olahraga yang lebih representatif untuk warga.

Lurah Rangkah Jefri Arditya Pamungkas mengatakan pembangunan lapangan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga agar lahan di wilayahnya dapat dimaksimalkan. Pembangunan dimulai pada 2025 dan kini menghadirkan empat fasilitas olahraga utama, yakni mini soccer, voli, basket, serta jogging track.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota dan Pemkot Surabaya. Aspirasi warga dikabulkan, sehingga di tahun 2025 lapangan ini bisa dibangun dan langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujar Jefri, Sabtu (4/4/2026).

Selain untuk olahraga, pihak kelurahan bersama karang taruna setempat menyiapkan program kegiatan bagi anak-anak usia sekolah. Menurut Jefri, karang taruna akan merekap jadwal per RW agar lapangan dapat digunakan bergiliran, sehingga anak-anak memiliki aktivitas alternatif di luar penggunaan gawai.

“Nantinya (Karang Taruna) itu, akan merekap setiap RW. Hari-hari apa saja agar nantinya lapangan ini bisa digunakan untuk jadwal-jadwal di setiap RW sehingga anak-anak bisa meminimalisir penggunaan gadgetnya dengan aktivitas lain atau berolahraga,” terangnya.

Terkait pemeliharaan, Jefri menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya. Ia menegaskan kelurahan dan warga sepakat merawat fasilitas tersebut secara berkelanjutan.

“Tugas kami selanjutnya adalah menjaga. Kami bersama warga sudah sepakat untuk merawat lapangan ini secara berkelanjutan. Harapannya, fasilitas ini bisa terus dinikmati hingga generasi mendatang,” kata Jefri.

Warga menyambut positif perubahan Lapangan Rangkah. Noviani Susanti, warga RW 9 Kelurahan Rangkah, mengatakan sebelumnya warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk berolahraga dengan fasilitas yang layak. Ia menilai kondisi lapangan kini jauh lebih baik dan mendorong aktivitas warga, termasuk ibu-ibu yang rutin jalan sehat, senam, hingga bermain voli.

“Dulu kalau mau olahraga susah, lapangannya berdebu dan banyak kerikil. Sekarang rasanya bangga punya lapangan yang bagus, jadi tidak perlu jauh-jauh lagi. Ibu-ibu di sini sekarang aktif jalan sehat, senam, hingga main voli,” kata Noviani.

Lapangan tersebut juga dimanfaatkan pelajar sebagai ruang kegiatan kreatif. Laura Irfara Kurnianda, siswa SMK Kesehatan Bina Husada, menyebut lapangan kini lebih nyaman dan luas untuk latihan seni budaya bersama teman-temannya, seperti tari dan drama untuk tugas sekolah.

“Dulu masih pasir dan belum jadi, sekarang sudah nyaman dan luas. Kami pakai buat latihan nari dan drama untuk tugas sekolah. Pemandangannya juga indah, jadi lebih semangat,” tutur Laura.

Sementara itu, Luluk Nurfadilah, warga Rangkah Gang 7, menilai keberadaan lapangan yang lebih representatif membantu orang tua mengalihkan kegiatan anak ke aktivitas fisik. Menurutnya, anak-anak kini memiliki ruang bermain yang lebih aman, terutama pada sore hari.

“Sangat bermanfaat untuk anak-anak sekitar sini agar kegiatannya dialihkan ke olahraga, jadi tidak main HP terus. Sekarang kalau sore mereka bisa main bola dengan lebih aman,” jelas Luluk.