TAHUNA — Proses percepatan perbaikan jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring Tengah terus dikebut. Berdasarkan informasi terbaru dari PT LEN, kapal perbaikan saat ini telah bersandar di Pelabuhan Bitung dan sedang melakukan pemuatan (loading) kabel.
Hingga hari ini, progres pemuatan kabel dilaporkan telah mencapai 60 persen. Kapal ditargetkan menyelesaikan pemuatan hingga 100 persen pada tanggal 17 mendatang, lalu langsung bertolak menuju titik kerusakan di perairan Sangihe–Talaud.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, mengatakan masyarakat tidak perlu panik terkait potensi putusnya jaringan internet dalam waktu dekat. Menurutnya, tahapan pengerjaan awal masih berlangsung hingga 19 April sehingga layanan internet diperkirakan masih relatif aman.
“Masyarakat tidak perlu terlalu risau dengan adanya gangguan jaringan, kami masih menunggu rilis resmi, namun berdasarkan tahapan yang ada, kondisi internet hingga tanggal 19 April masih sedikit aman. Gangguan signifikan atau pemotongan kabel (cutting) baru akan dilakukan pada tanggal 20 April,” ujarnya.
Lumiu menambahkan, pada saat pemotongan kabel di titik perbaikan tersebut, layanan internet dipastikan akan mengalami gangguan total.
Untuk menghadapi dampak perbaikan, Telkomsel disebut telah menyiapkan sistem cadangan (backup). Selama masa perbaikan, layanan telepon seluler (suara) dan SMS dipastikan tetap dapat diakses secara normal. Namun untuk layanan data atau internet, masyarakat diminta bersiap menghadapi penurunan kecepatan yang drastis.
“Untuk layanan internet tetap ada, tapi tidak stabil dan lambat. Khusus pengguna IndiHome yang berbasis fiber optik, kemungkinan besar akan mengalami gangguan total karena terkoneksi langsung ke jalur Palapa Ring Tengah,” kata Lumiu.
Ia juga menyebutkan, sebagai alternatif, layanan internet berbasis satelit seperti Starlink atau penyedia jasa internet satelit lainnya tidak akan terdampak oleh perbaikan tersebut.