BERITA TERKINI
Ketergantungan Gadget Dinilai Berisiko Ganggu Kesehatan Mental Anak

Ketergantungan Gadget Dinilai Berisiko Ganggu Kesehatan Mental Anak

Penggunaan gadget dan media sosial yang kian masif di kalangan anak-anak menjadi perhatian serius. Dosen Program Studi Bimbingan Konseling UKWMS Madiun mengingatkan adanya potensi gangguan kesehatan mental pada anak apabila ketergantungan gadget tidak terkontrol.

Dosen Bimbingan Konseling UKWMS Madiun, Bernadus Widodo S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa berdasarkan penelitian yang pernah ia pelajari, penggunaan media sosial memiliki kaitan erat dengan kondisi mental anak. Dalam jurnal tersebut disebutkan mayoritas anak di era digital saat ini memiliki potensi besar mengalami gangguan mental, terutama akibat tingginya intensitas penggunaan gadget.

Menurut Bernadus, ketergantungan atau adiksi terhadap gadget menjadi faktor utama yang dapat memicu berbagai persoalan psikologis pada anak. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berisiko berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.

“Adiksi gadget menjadi sangat berbahaya bagi anak apabila terus dibiarkan tanpa pengawasan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketergantungan perangkat digital dapat mengganggu kesehatan mental anak secara signifikan karena memengaruhi pola perilaku serta membuat interaksi sosial menjadi tidak seimbang. Anak yang mengalami ketergantungan gadget juga dinilai berisiko terlibat dalam perilaku negatif, seperti cyberbullying, ketergantungan digital yang berlebihan, hingga kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain di media sosial.

Bernadus menilai fenomena tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada perkembangan emosional dan kepercayaan diri anak. Karena itu, ia menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan untuk mengawasi serta mengarahkan penggunaan gadget pada anak. Dengan pendampingan yang tepat, anak diharapkan dapat memanfaatkan teknologi secara sehat tanpa mengorbankan kondisi mental.