Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membagikan lima kiat untuk menjaga konektivitas internet tetap lancar saat bekerja dari rumah (work from home/WFH), sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.
Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Toni Supriyanto, mengatakan langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menetapkan skala prioritas aktivitas. Menurutnya, penggunaan koneksi internet sebaiknya diutamakan untuk kebutuhan produktif pada jam kerja utama, seperti konferensi video, pengiriman dokumen digital, dan akses aplikasi perkantoran.
Wayan juga menyarankan penyesuaian saat melakukan rapat daring. Jika panggilan video dilakukan cukup sering dan koordinasi hanya membutuhkan suara, pekerja dapat menyepakati untuk mematikan video dan mengutamakan audio. Langkah ini juga dinilai dapat membantu kelancaran komunikasi ketika jumlah peserta rapat digital terlalu banyak.
Tips kedua adalah melakukan manajemen trafik layanan hiburan. Wayan mengimbau agar selama jam kerja, pengguna menghindari pemakaian layanan streaming video berkualitas tinggi seperti 4K atau UHD secara bersamaan. Cara tersebut dinilai dapat mencegah kemacetan trafik pada perangkat router di rumah.
Ketiga, pengguna diminta mengoptimalkan perangkat akses internet dengan menempatkan modem atau router di area terbuka. Penempatan ini dapat membantu jangkauan sinyal lebih baik diterima oleh perangkat. Jika tersedia, penggunaan koneksi kabel (fixed broadband) juga disarankan untuk stabilitas kerja yang lebih tinggi.
Keempat, apabila kendala koneksi terjadi dan berlanjut dalam waktu yang dirasa panjang, masyarakat diimbau memanfaatkan kanal pengaduan resmi. “Apabila terdapat kendala teknis yang berkelanjutan, kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui kanal resmi operator atau kanal aduan layanan telekomunikasi yang telah disediakan oleh Kemkomdigi,” ujar Wayan.
Terakhir, Wayan menyebut peningkatan layanan dapat dipertimbangkan bagi pekerja yang membutuhkan koneksi stabil, terutama ketika banyak gawai terhubung ke internet secara bersamaan untuk menunjang pekerjaan. Pengguna dapat memilih paket dengan kecepatan lebih tinggi agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat jika konektivitas menjadi faktor utama dalam pelaksanaan tugas.