BERITA TERKINI
Kelurahan Pandau Hulu I Dorong Literasi Dongeng di TK untuk Kurangi Ketergantungan Gadget

Kelurahan Pandau Hulu I Dorong Literasi Dongeng di TK untuk Kurangi Ketergantungan Gadget

Di tengah penggunaan gadget yang kian mendominasi kehidupan masyarakat hingga usia dini, Kelurahan Pandau Hulu I, Medan, menggencarkan upaya membangkitkan budaya membaca melalui program literasi berbasis dongeng.

Program tersebut diberi nama DONGENG (Mendorong Pengembangan Generasi melalui Bercerita) dan menyasar anak-anak usia emas di TK Wiyata Dharma. Lurah Pandau Hulu I, Marisi Duma Tamba, mengatakan inisiatif ini muncul sebagai respons atas minimnya kunjungan masyarakat ke perpustakaan kecil yang tersedia di kantor lurah.

Perpustakaan itu merupakan hasil kolaborasi dengan Perpustakaan Nasional serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan. Koleksinya didominasi buku dongeng anak. Karena minat kunjungan masih rendah, aparatur kelurahan menerapkan strategi “jemput bola” dengan mendatangi PAUD dan TK di wilayah setempat, termasuk TK Wiyata Dharma.

Kegiatan literasi ini dilaksanakan rutin setiap hari Selasa. Dalam sesi sekitar 30 menit, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Pandau Hulu I membawa kurang lebih 40 jenis buku cerita pendek untuk dibacakan sekaligus diperagakan di hadapan anak-anak. Setelah sesi bercerita, siswa diberi kebebasan memilih buku yang ingin mereka baca atau eksplorasi lebih lanjut.

Marisi menyebut metode interaktif tersebut efektif menarik perhatian anak-anak. Ia juga mengajak para pegiat literasi untuk turun langsung, termasuk dengan pendekatan dari rumah ke rumah, guna membudayakan membaca sejak dini di tengah tantangan kemajuan teknologi informasi.

Selain menjalankan kegiatan edukasi, pihak kelurahan juga membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin menyumbangkan buku layak baca untuk menambah koleksi bacaan anak di wilayah Kelurahan Pandau Hulu I.