BERITA TERKINI
Kelangkaan Chip Memori Picu Kenaikan Harga Gadget, Dampak Diperkirakan Meluas

Kelangkaan Chip Memori Picu Kenaikan Harga Gadget, Dampak Diperkirakan Meluas

Kelangkaan chip memori dan NAND mulai mendorong kenaikan harga berbagai perangkat elektronik, mulai dari laptop, ponsel, hingga RAM untuk konsumen. Kondisi ini diperkirakan akan merembet ke lebih banyak jenis perangkat dalam waktu dekat seiring ketatnya pasokan komponen.

Dalam laporan pendapatan terbarunya, Samsung Electronics menyebut permintaan memori saat ini jauh melampaui pasokan. Perusahaan juga memperingatkan kesenjangan tersebut berpotensi memburuk hingga 2027, menandakan tekanan pasokan belum akan mereda dalam waktu singkat.

Lonjakan permintaan terutama didorong pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan (AI). Perusahaan pusat data dilaporkan menyerap memori canggih dalam jumlah besar, sehingga menekan rantai pasokan teknologi secara global.

Di tengah tingginya permintaan chip, Samsung mencatat kinerja keuangan yang kuat. Namun, perusahaan juga melaporkan pelemahan di divisi lain, dengan laba bisnis seluler dan jaringan turun hingga 35 persen pada kuartal pertama, sementara bisnis layar turut melemah.

Situasi ini berpotensi berdampak langsung pada konsumen. Kenaikan harga komponen dapat membuat harga perangkat menjadi lebih mahal, diskon berkurang, serta biaya untuk meningkatkan spesifikasi ikut naik.

Menurut digitaltrends, dampak kelangkaan memori tidak hanya dirasakan pada ponsel dan laptop. Sejumlah perangkat lain seperti TV pintar, kamera, router, perangkat wearable, hingga perangkat rumah pintar juga diperkirakan terdampak karena ketergantungannya pada chip memori. Di pasar ponsel pintar, tanda-tanda kenaikan harga disebut mulai terlihat.

Sejumlah produsen dilaporkan menaikkan harga perangkat baru sekaligus mengurangi opsi memori dan penyimpanan. International Data Corporation juga menyebut ponsel Android dengan harga di bawah 100 dolar AS berpotensi menghilang karena margin keuntungan yang makin tipis.

Tekanan serupa terjadi di sektor PC. Kenaikan harga RAM dirasakan pengguna, sementara Micron Technology memperingatkan kekurangan pasokan dapat berlangsung lebih lama. CEO Intel, Lip-Bu Tan, mengisyaratkan solusi jangka panjang kemungkinan baru akan terlihat pada 2028.

Di sisi lain, Microsoft memperingatkan tekanan pada memori dapat meningkatkan biaya perangkat keras konsol generasi berikutnya, termasuk lini Xbox. Sektor televisi juga berpotensi mengalami kenaikan harga akibat biaya memori dan keterbatasan panel.