BERITA TERKINI
Kecepatan Internet Indonesia di Asia Tenggara: Peringkat Mobile dan Broadband Menurut Speedtest

Kecepatan Internet Indonesia di Asia Tenggara: Peringkat Mobile dan Broadband Menurut Speedtest

Akses internet kian menjadi kebutuhan utama untuk bekerja, belajar, hingga hiburan. Seiring meningkatnya aktivitas digital, tuntutan terhadap koneksi yang cepat dan stabil juga ikut naik. Lalu, bagaimana posisi Indonesia jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara?

Berdasarkan Speedtest Global Index per September 2025, Indonesia menempati peringkat ke-82 dunia untuk kategori internet mobile dengan kecepatan rata-rata 47,50 Mbps. Posisi ini naik satu peringkat dibanding data sebelumnya. Sementara itu, pada kategori fixed broadband, Indonesia berada di peringkat ke-118 dunia dengan kecepatan 41,15 Mbps, turun satu peringkat dari periode sebelumnya.

Angka tersebut menunjukkan kecepatan internet Indonesia masih memiliki ruang untuk ditingkatkan, terutama pada layanan fixed broadband.

Perbandingan kecepatan internet mobile di Asia Tenggara

Di kawasan Asia Tenggara, beberapa negara mencatat performa internet mobile yang jauh lebih tinggi dibanding Indonesia. Brunei Darussalam berada di peringkat 8 dunia dengan 194,18 Mbps, disusul Singapura (peringkat 11; 173,17 Mbps) dan Vietnam (peringkat 13; 159,57 Mbps). Malaysia menempati peringkat 22 dengan 140,34 Mbps, sementara Thailand berada di peringkat 27 dengan 129,74 Mbps.

Di kelompok menengah, Filipina tercatat di peringkat 70 dunia dengan 58,34 Mbps. Kamboja berada di peringkat 80 dengan 49,89 Mbps, disusul Indonesia (peringkat 82; 47,50 Mbps) dan Laos (peringkat 84; 45,85 Mbps).

Secara regional, Brunei, Singapura, dan Vietnam menjadi tiga negara dengan kecepatan internet mobile tertinggi. Sementara Indonesia bersama Kamboja dan Laos berada pada kelompok menengah ke bawah.

Perbandingan fixed broadband di Asia Tenggara

Untuk kategori fixed broadband, Singapura menempati peringkat 1 dunia dengan kecepatan 400,68 Mbps. Thailand berada di peringkat 10 dengan 264,54 Mbps, diikuti Vietnam di peringkat 11 dengan 263,88 Mbps. Malaysia menempati peringkat 39 dengan 156,80 Mbps, sedangkan Filipina berada di peringkat 56 dengan 107,29 Mbps.

Brunei Darussalam tercatat di peringkat 82 dengan 84,48 Mbps. Laos dan Kamboja berada berdekatan di peringkat 107 (48,39 Mbps) dan 108 (48,27 Mbps). Indonesia berada di peringkat 118 dengan 41,15 Mbps, sementara Myanmar menempati peringkat 132 dengan 27,62 Mbps.

Data ini menempatkan Singapura sebagai pemimpin global untuk kecepatan broadband, dengan Thailand dan Vietnam bersaing ketat di posisi atas kawasan. Di sisi lain, Indonesia masih berada di kelompok bawah regional untuk fixed broadband.

Kota dengan internet tercepat di Indonesia

Di tingkat domestik, performa internet dapat berbeda antarwilayah. Speedtest Connectivity Report periode Januari–Juni 2024 mencatat Makassar sebagai kota dengan internet mobile tercepat di Indonesia dengan rata-rata mobile download sekitar 40,37 Mbps. Bali juga disebut sebagai salah satu provinsi dengan kecepatan median mobile tertinggi, sekitar 38,49 Mbps, pada awal 2024.

Untuk fixed broadband, data disebut lebih menyebar. Dalam laporan SpeedGeo, Jakarta memiliki rata-rata kecepatan internet sekitar 33,3 Mbps.

Perkembangan dari tahun ke tahun

Jika dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, kecepatan internet Indonesia menunjukkan peningkatan. Data yang dikutip dari PT Network Data Sistem menyebutkan pada periode 2021, kecepatan mobile Indonesia sekitar 23,10 Mbps dan fixed broadband sekitar 29,55 Mbps. Dibandingkan data terbaru Speedtest, kecepatan mobile Indonesia meningkat secara signifikan, sementara fixed broadband juga naik meski tidak sebesar negara-negara dengan infrastruktur lebih maju.

Secara keseluruhan, data menunjukkan tren perbaikan, namun posisi Indonesia di Asia Tenggara masih tertinggal dari negara-negara dengan kecepatan internet tertinggi, terutama pada kategori fixed broadband.