BERITA TERKINI
Kebiasaan W-Sitting dan Postur Saat Menggunakan Gawai Dinilai Berisiko Ganggu Tulang Anak

Kebiasaan W-Sitting dan Postur Saat Menggunakan Gawai Dinilai Berisiko Ganggu Tulang Anak

Kesadaran orang tua untuk memperhatikan posisi tubuh anak saat beraktivitas sehari-hari dinilai penting guna mencegah gangguan tulang yang dapat berdampak jangka panjang. Kebiasaan duduk dan postur saat menggunakan perangkat elektronik yang kerap dianggap sepele disebut dapat memengaruhi perkembangan struktur anatomi tubuh anak.

Fisioterapis Anak RS Permata Hati Palangka Raya, Stefanus, A.Md., Kes, menjelaskan bahwa pola duduk anak di rumah berkaitan dengan pembentukan postur tubuh hingga dewasa. Menurutnya, kebiasaan fisik yang dilakukan berulang dapat menjadi fondasi perkembangan tulang anak.

Ia menyoroti kebiasaan duduk dengan posisi W-sitting, yakni duduk seperti berlutut dengan kedua kaki terbuka membentuk huruf W. Stefanus menyebut posisi tersebut berisiko bagi perkembangan ekstremitas bawah karena tekanan yang tidak merata dapat mengganggu stabilitas tulang pinggul serta memengaruhi struktur tulang lutut hingga tulang kaki bagian bawah.

Stefanus mengatakan dampak yang dapat terlihat dari kebiasaan W-sitting adalah perubahan bentuk kaki anak menjadi tidak normal. Ia menjelaskan gangguan pada titik-titik tulang tersebut dapat memicu kondisi kaki melengkung ke dalam, yang secara medis kerap disebut sebagai bentuk kaki X.

Selain posisi duduk, Stefanus juga menyoroti kebiasaan anak menggunakan gawai dalam durasi lama tanpa memperhatikan ergonomi tubuh. Ia menilai postur membungkuk saat membaca atau bermain gawai dapat memengaruhi kondisi tulang belakang.

Menurut Stefanus, kebiasaan membungkuk berisiko menyebabkan pergeseran kelengkungan tulang belakang akibat tekanan yang terus-menerus. Ia memperingatkan kondisi tersebut dapat berujung pada kelainan seperti skoliosis, yaitu tulang belakang melengkung ke samping, atau lordosis yang menyerang area punggung bawah.